Krisan morifolium, umumnya dikenal sebagai krisan putih, terkenal dengan aromanya yang harum dan menyegarkan. Bunga ini memiliki rasa yang sedikit pahit, pedas, manis dan dikenal memiliki efek mendinginkan. Ini sangat bermanfaat untuk paru-paru dan hati.
Di pasaran, bunga krisan tersedia dalam dua warna, kuning dan putih. Bunga krisan kuning sangat ideal untuk menghalau panas angin dan dapat mencegah masuk angin.
Di sisi lain, krisan putih bermanfaat untuk menenangkan hati dan meningkatkan penglihatan, serta dapat digunakan untuk meringankan gejala seperti sakit kepala dan vertigo. Selain khasiatnya sebagai obat, bunga krisan putih segar melambangkan duka cita, ketulusan, dan komitmen.

Bunga ini sering digunakan untuk mengekspresikan perasaan berkabung untuk almarhum, dan sangat tepat untuk dipersembahkan selama Festival Qingming. Warna krisan putih yang murni dan bersih melambangkan sifat-sifat karakter yang mulia dan berani.
Krisan putih adalah tanaman tahunan, mencapai ketinggian 60-150 cm. Memiliki batang tegak, yang bisa bercabang atau tidak, dan ditutupi dengan rambut-rambut lembut. Daunnya berbentuk bulat telur hingga lanset, berukuran 5-15 cm, dan menyirip dangkal atau semi-menyirip, dengan tangkai daun pendek.
Permukaan bawah daunnya ditutupi oleh bulu-bulu halus berwarna putih. Kepala bunga krisan memiliki diameter yang bervariasi, berkisar antara 2,5-20 cm. Bracts involucral berlapis-lapis, dengan lapisan luarnya ditutupi oleh rambut-rambut lembut.
Bunga krisan putih memiliki berbagai manfaat kesehatan, termasuk kemampuan untuk menghilangkan panas angin, menenangkan hati, meningkatkan penglihatan, dan mendetoksifikasi tubuh. Bunga ini terutama digunakan untuk mengobati masuk angin, demam, sakit kepala, mata merah dan buram, defisiensi hati dan ginjal, penglihatan gelap dan buram, dan vertigo.
Penting untuk dicatat bahwa penggunaan obat herbal ini harus didasarkan pada diferensiasi gejala dan harus diarahkan oleh seorang profesional di bidang pengobatan tradisional Tiongkok.
Tidak disarankan untuk mengobati diri sendiri, dan seseorang tidak boleh begitu saja percaya pada resep medis tradisional Tiongkok dan propaganda iklan.
Bahan: 10 g krisan putih, 10 g biji cassia, 10 g bunga belalang.
Petunjuk: Masukkan semua bahan ke dalam panci, tambahkan air secukupnya, rebus dengan api besar dan biarkan dingin sebelum diminum.
Bahan: 10 g krisan putih, 10 g cistanche, 10 g biji cassia, 60 g hati babi, garam dan MSG dalam jumlah yang sesuai.
Bahan: Bunga krisan secukupnya, 100 g beras japonica.
Bahan: 10 g kelopak bunga krisan putih, 15 g biji cassia, 100 g beras japonica, gula batu secukupnya.
Krisan putih tumbuh subur dalam kondisi yang hangat dan kering dengan sinar matahari yang berlimpah. Mereka tidak tahan terhadap embun beku, tetapi dapat bertahan dalam kondisi semi teduh dan kekeringan. Mereka sensitif terhadap genangan air dan paparan sinar matahari yang kuat. Mereka memiliki periode tidak aktif di musim panas.
Paparan sinar matahari yang cukup akan menghasilkan warna daun yang lebih cerah dan bentuk tanaman yang lebih kompak dan estetis. Sinar matahari yang tidak mencukupi akan menghasilkan warna daun yang lebih terang, susunan daun yang longgar, dan memanjang. Krisan putih adalah tanaman yang kecil.
Tergantung pada kondisi pertumbuhannya, tanaman ini dapat direpotkan setiap dua hingga empat tahun. Diameter pot harus sedikit lebih besar dari diameter tanaman untuk mendorong pertumbuhan tanaman.