Symplocarpus renifolius Schott, juga dikenal sebagai Kubis Sigung Timur, atau secara lokal disebut sebagai Kubis Buta Hitam di Jilin, Cina, adalah tanaman unik dengan perbungaan yang tetap pada suhu konstan sekitar 22°C selama kurang lebih 14 hari, bahkan ketika suhu udara di sekitarnya sekitar 20°C lebih rendah. Jenis tanaman ini dikenal sebagai "tanaman termogenik". Kenaikan suhu secara signifikan meningkatkan penyebaran bau bunga.
Meskipun berbau busuk, bunga ini menarik kelompok serangga, berfungsi sebagai "rumah kaca tahan dingin" yang ideal. Tumbuh di bawah hutan campuran atau hutan jenis konifera di daerah lembab di bawah ketinggian 300 meter, sering membentuk petak-petak besar di rawa-rawa.
Ditemukan di daerah aliran sungai Heilongjiang, Songhua, dan Ussuri di timur laut Cina, serta di wilayah Siberia Ekhotsk di Rusia, Jepang bagian tengah dan utara, dan Amerika Utara.
Kubis Sigung Timur tumbuh di bawah hutan campuran atau hutan jenis konifera di daerah lembab di bawah ketinggian 300 meter dan sering membentuk petak-petak besar di rawa-rawa.
Ditemukan di daerah aliran sungai Heilongjiang, Songhua, dan Ussuri di timur laut Cina, wilayah Siberia Ekhotsk di Rusia, Jepang bagian tengah dan utara, dan Amerika Utara.
Tanaman ini memiliki rimpang yang kuat, terkadang dengan ketebalan hingga 7 cm. Daunnya tumbuh dari pangkal, dengan tangkai daun berukuran 10-20 cm, terkadang bahkan lebih panjang. Bilah daunnya besar, panjang 20-40 cm, dan lebar 15-35 cm, dengan ujung yang meruncing secara bertahap atau membulat tumpul. Sisik luar tangkai perbungaan memiliki panjang 10-40 cm.
Tangkai perbungaan memiliki panjang 3-20 cm dan tebal 1-1,2 cm. Spatula berwarna ungu tua, dihiasi dengan garis-garis ungu di bagian luar, dan berukuran panjang 10-16 cm, dengan diameter 4-5,5 cm. Spadix berwarna ungu dan memiliki diameter 2,5-3 cm dengan tangkai sepanjang 0,5-1 cm. Ini mekar dari bulan Mei hingga Juni.
Benih Kubis Skunk
Panen dan Penyimpanan: Panen di musim panas dan keringkan di bawah sinar matahari.
Karakteristik: Rasa pedas; sedikit pahit; bersifat netral.
Fungsi Utama: Menekan batuk, mengeluarkan dahak, meredakan asma. Digunakan terutama untuk bronkitis dan batuk serta mengi.
Penggunaan dan Dosis: Untuk penggunaan internal: buatlah menjadi ramuan, gunakan 9-15g.
Daun kubis sigung
Panen dan Penyimpanan: Panen di musim semi dan musim panas. Gunakan segar atau keringkan di bawah sinar matahari.
Efek Farmakologis: Tindakan kardiotonik: Ekstrak dari bagian kubis sigung di atas tanah meningkatkan amplitudo kontraksi jantung katak sebesar 11%-23%, tetapi tidak memengaruhi detak jantung, yang mengindikasikan efek kardiotonik.
Karakteristik: Rasa pedas; pahit; bersifat netral.
Fungsi Utama: Mengusir angin dan menghilangkan kelembapan. Digunakan untuk nyeri rematik.
Penggunaan dan Dosis: Untuk penggunaan internal: gunakan jumlah yang sesuai, tumbuk dan oleskan.
Rimpang kubis sigung
Panen dan Penyimpanan: Panen di musim panas dan musim gugur, bersihkan, potong menjadi beberapa bagian, dan keringkan di bawah sinar matahari atau gunakan dalam keadaan segar.
Komponen Kimia: Seluruh tanaman mengandung butil galat, kalsium oksalat, β-karoten, vitamin A, β-sitosterol, α-amirin, dan β-amirin.
Tindakan Farmakologis: Rebusan akar memiliki efek penenang, antispasmodik, dan ekspektoran.
Karakteristik: Rasa pedas; pahit; bersifat sejuk.

Fungsi Utama: Meringankan bagian luar dan menekan batuk; mengubah dahak dan meredakan asma. Terutama digunakan untuk demam, sakit kepala, bronkitis, batuk, dan mengi.
Penggunaan dan Dosis: Untuk penggunaan internal: buatlah menjadi ramuan, gunakan 9-15g.
Seluruh tanaman beracun, dan sapi serta kuda tidak memakannya. Menelan akar dan bijinya dalam jumlah besar menyebabkan mual, muntah, sakit kepala, pusing, dan penglihatan kabur.
Toksikologi: Rimpang dan akarnya memiliki efek iritasi, sialagogik, muntah, antispasmodik, dan anestesi; mengoleskan daun secara eksternal dapat mengurangi pembengkakan. Tanaman ini dapat dimakan setelah dimasak.