Celosia cristata, juga dikenal sebagai bunga Jengger Ayam, adalah tanaman herba tahunan yang mekar di musim panas dan musim gugur. Bunganya, sering kali berwarna merah cerah, berbentuk seperti jengger ayam jantan, sesuai dengan namanya.
Berasal dari Afrika, wilayah tropis Amerika, dan India, kini telah dibudidayakan secara luas di seluruh dunia, dengan berbagai bentuk termasuk jengger, obor, bola beludru, bulu, dan berbentuk kipas, serta warna seperti merah terang, oranye-kuning, merah tua, ungu, putih, dan campuran merah-kuning.
Bunga Cockscomb juga memiliki nilai obat yang kuat, dengan sifat manis, astringen, dan mendinginkan. Bunga ini sering digunakan dalam pengobatan untuk hemoptisis, metrorrhagia, tinja berdarah, wasir, disentri, dan leukorea.

Bunga Jengger Ayam adalah ramuan tegak tahunan, dengan tinggi 30-80cm. Seluruh tanaman tidak berbulu dan kuat. Memiliki beberapa cabang, yang rata ke arah atas, berwarna hijau atau merah, dengan tonjolan-tonjolan.
Daunnya berseling dan bertangkai; bilah daun memiliki panjang 5-13cm dan lebar 2-6cm, meruncing di ujung dan menyempit di pangkal menjadi tangkai, dengan ujung yang halus.
Bunganya banyak di bawah bagian tengah; bracts, bracts kecil, dan tepal memiliki selaput kering dan persisten. Ovarium berbentuk bulat telur, panjangnya sekitar 3mm, membelah saat matang, dan diselimuti oleh tepal yang persisten.
Bijinya berbentuk seperti ginjal, berwarna hitam, dan mengkilap.

Bunga Cockscomb lebih menyukai iklim yang hangat dan kering, tahan kekeringan, menyukai sinar matahari, dan tidak tahan terhadap genangan air. Namun demikian, bunga ini tidak memiliki persyaratan tanah yang ketat dan dapat ditanam di tanah kebun pada umumnya.
Bunga Cockscomb, yang berasal dari Afrika, Amerika tropis, dan India, kini dibudidayakan secara luas di seluruh dunia.

Biji digunakan untuk perbanyakan. Pada awal April, pilih sebidang tanah yang baik, berikan pupuk dasar yang cukup, bajak dengan halus, garu secara merata, dan ratakan bagian punggung bukit. Sebarkan benih secara merata di permukaan punggungan, tutupi sedikit benih, injak dengan kuat, dan siram dengan air.
Umumnya, pada suhu antara 15-20℃, bibit dapat muncul dalam waktu 10-15 hari. Jika disemai di musim panas, dapat ditumpangsarikan dengan bunga peony, akar peony putih, atau tanaman lainnya, dengan penggunaan benih satu pon per hektar.
Ketika bibit sudah setinggi sekitar 2 inci, tipiskan sehingga ada jarak sekitar satu kaki di antara barisan, dan 8 inci di antara tanaman. Bibit yang telah dipindahkan dapat dipindahkan ke lahan lain, dan pastikan untuk menyiramnya setelah dipindahkan.
Penyiangan dan penggemburan tanah sangat penting selama tahap pembibitan. Hindari penyiraman terlalu banyak selama musim kemarau. Saat bibit setinggi sekitar satu kaki, berikan pembalut satu kali. Setelah pembumian, buanglah daun-daun yang sudah tua.
Selama pembungaan dan tajuk, jika cuaca kering, sirami dengan tepat, dan cegah genangan air di daerah dataran rendah selama musim hujan. Setelah tajuk, buang kuncup bunga di antara ketiak daun bagian bawah untuk membantu memusatkan nutrisi pada pertumbuhan lonjakan utama di bagian atas.

Penyakit Bercak Daun:
Penyakit Bercak Daun Jengger Ayam
Penyakit ini sering terjadi pada daun bagian bawah tanaman. Patogennya adalah jamur dari Ascomycota yang setengah dikenal, Claviceps purpurea, yang miselium dan sporanya berhibernasi di sisa-sisa tanaman dan tanah, menyebar melalui angin, hujan, irigasi, dan percikan air.

Jengger ayam tersedia dalam berbagai jenis, dengan tiga ketinggian tanaman yang berbeda: tinggi, sedang, dan pendek. Mereka hadir dalam berbagai bentuk, seperti jengger ayam, obor, pom-pom, bulu, atau kipas; dan warna seperti merah terang, oranye-kuning, merah tua, ungu, putih, atau campuran merah dan kuning.
Daunnya bisa berwarna merah tua, hijau zamrud, kuning-hijau, atau merah-hijau, menjadikannya pilihan populer untuk hamparan bunga di musim panas dan musim gugur.
Manis, keren.
Fungsi Utama
Mendinginkan darah, menghentikan pendarahan. Digunakan untuk mengobati wasir berdarah, diare berdarah, muntah darah, batuk darah, kencing darah, metrorrhagia pada wanita, leukorea merah dan putih.