Zantedeschia aethiopica, juga dikenal sebagai Calla Lily, Arum Lily, dan Water Lily, adalah ramuan kuat abadi dalam keluarga Araceae. Tanaman ini memiliki batang berbonggol dan daun yang agak tebal, berbentuk panah, khas keluarga Araceae, dengan spadix yang unik. Periode mekar alaminya dimulai dari bulan November dan dapat berlangsung hingga Mei atau Juni tahun berikutnya, dengan puncak periode mekar pada bulan Maret dan April.

Seluruhnya periode berbunga berlangsung selama 6-7 bulan, dan ketika mekar penuh, bunganya menyerupai kuku kuda. Khususnya, seluruh tanaman, termasuk batang umbi, perbungaan, dan spadiknya, beracun, mengandung sejumlah besar kristal kalsium oksalat dan alkaloid, yang dapat menyebabkan gejala keracunan seperti kantuk jika tertelan.

Calla Lily, juga dikenal sebagai Lily AirArum Liar, Teratai Buddha, dan Dewi Lily, adalah anggota keluarga Araceae. Ini adalah bunga yang umum digunakan dalam karangan bunga pengantin di negara-negara Barat dan merupakan bunga nasional dari Ethiopia. Tanaman ini lebih menyukai iklim yang hangat, tidak dapat mentolerir suhu dingin atau tinggi, dan tumbuh subur pada suhu sekitar 20°C. Pada suhu 0°C, batang umbi akan membeku dan mati.
Di musim dingin, tanaman ini membutuhkan banyak sinar matahari; cahaya yang tidak mencukupi akan menghasilkan lebih sedikit bunga, meskipun tanaman ini sedikit tahan terhadap naungan. Di musim panas, saat matahari terlalu terik dan menyengat, bunga ini harus dinaungi dengan baik. Ia menyukai kondisi lembab dan dapat mentolerir sedikit genangan air, tetapi tidak tahan terhadap kekeringan. Ia lebih menyukai tanah lempung yang gembur, subur, dan kaya humus.

Calla Lily yang megah dan elegan, dengan kemurnian bunga putih kuncup yang menyerupai kuku kuda, dan daun hijau yang dihiasi bintik-bintik putih. Kombinasi bunga dan daun yang menarik ini menjadikannya salah satu varietas bunga potong yang penting di pasar bunga internasional.
Biasanya digunakan untuk membuat karangan bunga, keranjang bunga, karangan bunga, dan rangkaian vas, yang semuanya memiliki efek dekoratif yang sangat bagus.

Calla Lily lebih menyukai lingkungan yang hangat dan lembap dengan banyak sinar matahari. Tidak tahan terhadap suhu dingin atau kekeringan. Suhu pertumbuhan idealnya adalah antara 15-25°C, dengan suhu malam hari tidak lebih rendah dari 13°C. Jika suhu naik di atas 25°C atau turun di bawah 5°C, maka akan mengalami dormansi.
Calla Lily menyukai air, jadi tanah harus tetap lembab selama masa pertumbuhannya. Penyiraman harus dikontrol setelah umbi memasuki masa dormansi selama bulan-bulan musim panas. Tanah harus subur, dengan retensi air yang baik, dan tanah lempung liat, dengan nilai pH antara 6,0-6,5, lebih disukai.
Tanaman ini dibudidayakan untuk tujuan hias di banyak daerah di Cina. Habitat aslinya adalah di Afrika bagian timur laut dan selatan.

Zantedeschia aethiopica adalah ramuan kuat abadi dengan batang berbonggol. Daunnya basal, tangkai daun 0,4-1 (-1,5) meter, berselubung di pangkalnya. Bilah daun lebih tebal, hijau, berbentuk hati atau panah, dengan ujung runcing, meruncing, atau berekor, pangkal berbentuk hati atau trisula, utuh, panjang 15-45 cm, lebar 10-25 cm, tanpa bintik-bintik, dengan lobus posterior sepanjang 6-7 cm. Tangkai bunga memiliki panjang 40-50 cm dan halus.
Panjang spadix 10-25 cm, dengan tabung pendek, kuning; tungkai agak refleks, lancip atau meruncing, dengan ujung mengerucut, putih mengkilap, terkadang berwarna hijau. Spadix silinder memiliki panjang 6-9 cm dan tebal 4-7 mm, kuning: perbungaan betina memiliki panjang 1-2,5 cm; perbungaan jantan memiliki panjang 5-6,5 cm. Ovarium memiliki 3-5 kompartemen, meruncing ke dalam gaya, sebagian besar dikelilingi oleh tiga staminodes.
Buah beri berbentuk bulat telur pendek, kuning pucat, berdiameter 1-1,2 cm, dengan gaya persisten; bijinya berbentuk bulat telur, berdiameter 3 mm.
Metode utama perbanyakan Calla Lilies adalah dengan pembagian umbi. Setelah tanaman memasuki masa dormansi, buang umbi kecil di sekitar rimpang untuk ditanam kembali. Benih juga dapat disemai untuk perbanyakan. Setelah benih matang, benih dapat disemai di dalam pot. Suhu perkecambahan yang optimal adalah sekitar 20 ° C.
Membagi: Setelah bunga memudar di bulan Mei atau Juni dan daun baru mulai muncul saat daun tua layu, atau pada pertengahan September saat merepotkan, lepaskan umbi kecil di sekitar tanaman induk dan pot secara terpisah. Umumnya, bunga akan mekar tiga bulan setelah tanam.
Menabur: Penaburan di dalam pot adalah yang utama. Suhu perkecambahan yang sesuai adalah 18-24°C, dan perkecambahan terjadi 15-20 hari setelah tanam. Bibit membutuhkan 3-4 tahun perawatan sebelum bisa berbunga.