Nicotiana alata, adalah tanaman herba tahunan dari keluarga Solanaceae. Seluruh tanaman ditutupi oleh rambut-rambut yang lengket.
Daunnya berbentuk sekop atau persegi panjang di bagian bawah batang, sedikit merangkul batang atau memiliki tangkai bersayap, dan menjadi bulat telur atau bulat telur-persegi panjang ke atas, hampir tidak memiliki tangkai atau dengan telinga di pangkalnya, dan berbentuk lanset di dekat perbungaan.
Perbungaannya adalah umbel palsu, dengan beberapa bunga yang tersebar. Kelopaknya berbentuk cangkir atau lonceng, dengan lobus berbentuk penusuk, dan mahkota berwarna hijau muda. Kapsulnya berbentuk bulat telur, dan bijinya berwarna coklat keabu-abuan. Periode berbunga di musim semi.
Tembakau berbunga ini berasal dari Argentina dan Brasil. Tembakau ini lebih menyukai lingkungan yang hangat dan disinari matahari serta tanah yang subur dan gembur. Tembakau ini tahan kekeringan, tetapi tidak tahan dingin.
Ia lebih menyukai lingkungan yang hangat dan disinari matahari, dan dapat mentolerir panas. Tanah terbaik untuk budidaya adalah lempung berpasir yang kaya akan bahan organik, dan drainase yang baik diperlukan. Drainase yang buruk dapat menyebabkan pembusukan akar.

Tanaman ini membutuhkan banyak sinar matahari, dan sinar matahari yang tidak mencukupi dapat menyebabkan tanaman tumbuh secara berlebihan, menghasilkan bunga yang jarang, pucat, dan tidak menarik. Metode perbanyakan yang umum dilakukan adalah dengan biji.
Tembakau berbunga memiliki rasa pedas, sifat hangat, dan beracun. Tembakau ini memiliki efek meningkatkan aliran qi untuk mengurangi rasa sakit, meningkatkan sirkulasi darah untuk menghilangkan stasis darah, dan mendetoksifikasi serta membunuh serangga.
Dapat digunakan untuk mengobati sakit jantung, sakit perut, bisul dan abses, luka bakar, erisipelas, dan gigitan ular. Tanaman tembakau berbunga kompak, berbunga terus menerus, dan menghasilkan bunga dalam jumlah besar.
Sangat cocok untuk ditanam di hamparan bunga, halaman rumput, halaman, tepi jalan, dan tepi hutan. Bisa juga ditanam dalam pot untuk dekorasi di balkon, ambang jendela, atau atap rumah.

Ini adalah ramuan tahunan terbatas yang tumbuh antara 0,6 hingga 1,5 meter, dengan seluruh tanaman ditutupi rambut yang lengket.
Daun di pangkal batang berbentuk sekop atau persegi panjang, dengan pangkal yang agak menggenggam batang atau tangkai bersayap, berkembang menjadi bentuk bulat telur atau bulat telur-persegi panjang saat bergerak ke atas, hampir tidak bertangkai atau dengan pangkal bertelinga, menjadi lanset di dekat perbungaan.
Perbungaannya semu, dengan beberapa bunga yang longgar; tangkai bunga memiliki panjang 5-20 milimeter. Kelopaknya berbentuk cangkir atau lonceng, panjangnya 15-25 milimeter, dengan lobus seperti jarum berbentuk berlian dengan panjang yang tidak sama.
Mahkota bunga berwarna hijau pucat, dengan panjang tabung 5-10 sentimeter, diameter tabung sekitar 3-4 milimeter, diameter tenggorokan sekitar 6-8 milimeter, dan lebar tungkai 15-25 milimeter.
Lobus berbentuk bulat telur, berujung pendek, dengan dua lobus lebih panjang dari tiga lobus lainnya; benang sari memiliki panjang yang tidak sama, dengan satu lebih pendek dari yang lain. Kapsulnya berbentuk bulat telur, panjangnya 12-17 milimeter, dan bijinya sekitar 0,7 milimeter, berwarna coklat keabu-abuan.
Genus Nicotiana memiliki sekitar 95 spesies, tiga di antaranya dibudidayakan di Cina. Berasal dari Argentina dan Brasil. Lebih menyukai lingkungan yang hangat dan cerah serta tanah yang subur dan gembur. Tanaman ini tahan kekeringan tetapi tidak tahan dingin.
Suhu pertumbuhan yang optimal adalah antara 15-26 ℃. Tumbuh subur di tanah lempung berpasir yang kaya bahan organik dan membutuhkan drainase yang baik. Drainase yang buruk dapat dengan mudah menyebabkan pembusukan akar.
Tanaman ini membutuhkan sinar matahari yang cukup, karena sinar matahari yang tidak mencukupi dapat menyebabkan pertumbuhan yang tidak sempurna, pembungaan yang jarang, dan warna yang pucat dan tidak menarik.
Biji Nicotiana cukup kecil, dengan sekitar 11.500 biji per gram. Produsen di Cina umumnya menggunakan biji berbentuk pelet. Untuk substrat pembibitan, disarankan untuk menggunakan lumut gambut impor dengan retensi kelembaban dan sirkulasi udara yang baik, dan nilai pH 5,5-5,8.
Substrat harus jenuh dengan kelembapan sebelum disemai. Budidaya bibit dapat dibagi menjadi empat tahap berdasarkan pertumbuhan:
Tahap pertama: Tahap perkecambahan radikula, mulai dari penyemaian hingga saat akar tumbuh hingga 0,6 cm dan kotiledon mulai tumbuh.
Suhu tanah harus dipertahankan pada 24-26 ℃, dan substrat harus cukup lembab, rata dan konsisten tetapi tidak jenuh. Pengeringan tidak diperbolehkan pada tahap ini.
Benih tidak boleh ditutup setelah disemai. Paparan cahaya 1100-4300 lux membantu perkecambahan biji Nicotiana. Menggunakan baki sel yang besar bermanfaat untuk perkembangan akar.
Dalam kondisi optimal, akar muda muncul dalam 3-5 hari. Pada akhir tahap ini, radikula telah memanjang dan sistem akar terbentuk.
Tahap kedua: Munculnya batang dan kotiledon, dari akhir tahap pertama hingga saat akar tumbuh menjadi 1,2-1,4 cm dan kotiledon muncul. Suhu tanah harus diturunkan hingga 20-24℃, dan pencahayaan harus disesuaikan hingga 5400-13000 lux.
Setelah kotiledon terbuka, berikan 50-75 ppm pupuk lepas lambat 14-0-14 setiap minggu. Setelah akar bibit menembus substrat, biarkan tanah mengering tetapi hindari kekeringan yang berlebihan, jika tidak, bibit akan berhenti tumbuh. Tahap ini umumnya berlangsung selama 7-10 hari.
Tahap ketiga: Sistem akar memanjang jauh ke dalam baki sel, mencapai 2,5 cm, dan 2-3 daun sejati muncul. Fokus dari tahap ini haruslah pada manajemen penyiraman dan pemupukan untuk mendorong perkembangan sistem akar Nicotiana.
Terapkan siklus kering-basah setiap 24 jam, tingkatkan konsentrasi pupuk, biasanya berikan pupuk nitrogen 100-150 ppm seminggu sekali. Gunakan pupuk 20-10-20 dan 14-0-14 secara bergantian.
Suhu tanah dapat dikurangi secara bertahap hingga 18-21 ℃, dan pencahayaan harus dipertahankan pada 13000-16000 lux. B9 dapat digunakan untuk mengontrol jenis tanaman. Tahap ini biasanya berlangsung selama 4-6 minggu dalam baki 200 sel.
Tahap keempat: Pada bagian akhir dari tahap ini, sistem akar yang berkembang menempati seluruh lubang sel, dan batang bunga harus memiliki 3-4 daun. Fokus dari tahap ini masih pada manajemen penyiraman dan pemupukan.
Suhu tanah harus dipertahankan pada 16-17 ℃, dan paparan cahaya dapat ditingkatkan menjadi 16000-38000 lux. Pemupukan sama dengan tahap ketiga, tetapi pada tahap selanjutnya, penyiraman dan pemupukan harus dikurangi 7-10 hari sebelum pot untuk mengeraskan bibit dengan benar.
Tanaman Nicotiana harus segera dimasukkan ke dalam pot untuk menghindari akar yang membelit dan penuaan tanaman. Untuk memastikan pertumbuhan yang lancar, substrat harus dapat ditembus oleh air dan udara dan harus mempertahankan nutrisi.
Nilai pH tanah harus antara 5,5 dan 5,8. Dalam produksi, substrat campuran dengan pH 6,0 dapat digunakan. Suhu tanah selama tahap ini sangat penting.
Untuk bibit yang baru dipindahkan, suhu siang hari harus 18-21℃, dan suhu malam hari harus 16-18℃. Suhu yang terlalu rendah dapat menyebabkan bibit memucat, dan kenaikan suhu yang tajam dapat menyebabkan daun menjadi hangus, yang menyebabkan kematian pada beberapa bibit.
Penyiraman pertama setelah pemindahan harus dilakukan secara menyeluruh, jika tidak maka akan mempengaruhi tingkat kelangsungan hidup bibit dan kerapian pertumbuhan tanaman dalam pot.
Tahap pembibitan Nicotiana sangat penting, dan pertumbuhan selanjutnya juga sangat penting. Periode pertumbuhan dapat dibagi menjadi dua tahap:
Tahap pertama adalah tahap pertumbuhan vegetatif. Tahap ini terutama merupakan periode percabangan yang kuat dan periode pembentukan tanaman Nicotiana. Kualitas kondisi secara langsung mempengaruhi pertumbuhan selanjutnya.
Jaga agar media tetap lembab tetapi tidak basah untuk mendorong pertumbuhan akar yang normal. Tahap ini membutuhkan banyak pupuk. Untuk mendorong pertumbuhan vegetatifnya, lakukan penyiraman dan pemupukan secara bergantian dengan pupuk lepas lambat 20-10-20 dan 15-0-15 dengan dosis 150-200 ppm.
Pasokan pupuk yang memadai dan kondisi cahaya adalah kunci pada tahap ini. Dalam kondisi yang baik, tubuh vegetatif akan terbentuk sepenuhnya dalam 20-25 hari, dan sejumlah kecil bunga telah terbentuk, tetapi belum mencapai efek yang diinginkan.
Tahap kedua adalah tahap pertumbuhan reproduksi. Tahap ini terutama untuk mendorong pembentukan bunga secara besar-besaran untuk mencapai efek yang diinginkan. Selain menjaga agar substrat tetap lembap tetapi tidak basah, penyesuaian cahaya dan pupuk masih menjadi kuncinya.
Untuk meningkatkan jumlah bunga, tahap ini membutuhkan pupuk yang sebagian besar terdiri dari fosfor dan kalium. Gunakan pupuk lepas lambat 10-30-20 dan 20-10-20 secara bergantian dengan konsentrasi 150 ppm sekali atau dua kali seminggu.
Dari bulan September hingga Februari berikutnya, produk yang ada di pasaran harus memperpanjang durasi cahaya saat pemupukan. Jika produksi tidak dapat mencapai 10 jam, cahaya berselang dapat digunakan untuk mendorong pembungaan.
Penyakit yang parah dapat terjadi selama tahap akhir pertumbuhan tanaman tembakau. Sangatlah penting untuk menerapkan langkah-langkah pencegahan yang komprehensif selama produksi, termasuk penggunaan obat-obatan secara teratur. Perhatian khusus harus diberikan untuk mencegah pembusukan daun dan penyakit lainnya, terutama setelah hari-hari berawan berturut-turut di musim panas.
Tanaman tembakau memiliki rasa yang kuat, pedas, dan bersifat hangat. Tembakau bersifat racun, namun memiliki kemampuan untuk mengatur Qi, mengurangi rasa sakit, melancarkan sirkulasi darah, menghilangkan stasis darah, detoksifikasi, dan membunuh hama.
Sifat-sifat ini membuatnya efektif dalam mengobati angina, sakit perut, pembengkakan karbunkel, karbunkel api, erisipelas, dan gigitan ular.
Tanaman tembakau memiliki sistem perakaran independen dan bunga berbentuk lonceng, yang berbentuk bulat dan hadir dalam berbagai warna cerah, menjadikannya pemandangan yang menakjubkan. Tanaman tembakau adalah bunga yang menarik yang biasanya mekar dalam cuaca gelap atau pada malam hari, dan menguncup pada hari-hari cerah.
Perilaku yang menarik ini, ditambah dengan periode mekarnya yang panjang selama dua bulan, membuatnya menjadi pilihan yang sangat baik untuk hamparan bunga dan lanskap, memberikan nilai hias yang signifikan.
Sebagai tanaman dalam pot, tanaman ini berfungsi sebagai dekorasi dalam ruangan yang indah. Bunga-bunga tanaman tembakau yang cerah dan berwarna-warni dapat dipilih sesuai dengan preferensi pribadi, dan mereka juga memurnikan udara, menjadikannya kombinasi sempurna antara keindahan dan fungsi.
Tanaman yang ringkas ini terus mekar, menghasilkan bunga dalam jumlah besar, sehingga cocok untuk ditanam di hamparan bunga, halaman rumput, halaman, tepi jalan, dan tepi hutan. Bisa juga ditanam dalam pot untuk dekorasi di balkon, ambang jendela, atau atap rumah.