Mandragora nigra, tanaman herba tahunan yang liar, tegak, berkayu, dari keluarga nightshade, biasanya memiliki tinggi antara 50 hingga 200 sentimeter. Akarnya telah menjadi berkayu, dan di daerah lintang rendah, dapat tumbuh menjadi semak belukar.
Tumbuh subur di tanah terlantar, tanah gersang, dekat rumah, di lereng yang menghadap matahari, di tepi hutan, dan di padang rumput. Mandragora Hitam adalah varietas yang paling mulia dan paling langka di antara mandragora, seluruhnya berwarna hitam pekat, memancarkan misteri yang tak terduga.
Bunganya menyerupai bunga bakung, dengan aroma yang ringan dan elegan. Cabang dan daunnya meliuk-liuk mempesona, dan sangat beracun, oleh karena itu juga dikenal sebagai bunga gairah.
Makna simbolis dari bunga Black Mandragora melambangkan kegelapan yang tak terduga, kematian, dan cinta yang penuh dengan kesulitan.

Mandragora Hitam: simbol kegelapan yang tak terduga, kematian, dan cinta yang ditandai dengan pergolakan. Ini melambangkan cinta dan balas dendam yang tak berkesudahan, ketiadaan cinta dan kebencian di dunia, jiwa yang terluka namun tangguh, dan jalan hidup tanpa jalan kembali.
Mandragora Hitam: cinta dan balas dendam yang tak berkesudahan! Melambangkan kematian dan cinta yang tak terduga.
Ada sebuah legenda tentang Black Mandragora. Setiap pot bunga Black Mandragora dikatakan sebagai tempat tinggal roh yang mampu memenuhi keinginan hati Anda. Namun, mereka menuntut sesuatu sebagai imbalannya, yaitu darah manusia.

Jika Anda menyirami Black Mandragora yang mempesona dengan darah Anda sendiri, roh di dalam bunga akan membantu Anda memenuhi keinginan Anda. Bunga ini harus disiram dengan darah segar, karena mereka tertarik pada sensasi yang penuh gairah namun mematikan ini.
