Enkianthus quinqueflorus, juga dikenal sebagai bunga Lentera atau Apel Lonceng Gantung, adalah semi-semak abadi dengan batang tegak. Tumbuh setinggi 50-200 sentimeter dan memiliki diameter 6-20 milimeter.
Batangnya bercabang dan ditutupi dengan rambut-rambut pendek yang lembut dan rambut kelenjar, menjadi tidak berbulu seiring bertambahnya usia. Cabang-cabang yang masih muda berwarna kemerahan.
Daunnya berseberangan, bulat telur atau bulat telur sempit, berukuran panjang 3-9 sentimeter dan lebar 2,5-5 sentimeter. Lebih menyukai lingkungan yang sejuk dan lembab, serta sensitif terhadap suhu tinggi dan cahaya yang kuat.
Tumbuh subur di tanah yang subur, gembur dan sedikit asam. Suhu musim dingin tidak boleh turun di bawah 5℃. Tanaman ini berasal dari Meksiko dan dibudidayakan secara luas di seluruh dunia.

Sangat cocok untuk dekorasi dalam ruangan, rak bunga, dan hiasan meja. Dengan menempatkannya di dalam vas berisi air jernih, bunga ini bisa dinikmati dan diperbanyak dengan cara perakaran.
Enkianthus quinqueflorus adalah semi-semak dengan batang tegak yang tumbuh setinggi 50-200 sentimeter dan memiliki diameter 6-20 milimeter.
Batangnya bercabang dan ditutupi dengan rambut-rambut pendek yang lembut dan rambut kelenjar, menjadi tidak berbulu seiring bertambahnya usia. Cabang-cabang muda berwarna kemerahan.
Daunnya berseberangan, bulat telur atau bulat telur sempit, berukuran panjang 3-9 sentimeter dan lebar 2,5-5 sentimeter. Daun yang lebih besar berada di tengah, secara bertahap meruncing ke arah ujung, dengan pangkal berbentuk hati yang dangkal atau bulat tumpul.

Tepinya memiliki gigi yang dangkal atau proyeksi seperti gigi yang terpisah-pisah. Uratnya sering berwarna merah, dengan 6-11 pasang urat lateral yang tersusun melingkar di dekat tepi. Permukaan bawah daun sangat berbulu dengan bulu-bulu halus yang pendek.
Tangkai daun memiliki panjang 2-3,5 sentimeter dan seringkali berwarna kemerahan, ditutupi dengan rambut lembut pendek dan rambut kelenjar. Bintik-bintiknya berbentuk bulat telur hingga lanset, panjangnya sekitar 1,5 milimeter dan rontok lebih awal.
Bunganya berkelamin dua, soliter atau kadang-kadang berpasangan, tergantung dari ketiak daun di bagian atas batang. Tangkainya ramping, berwarna hijau pucat atau kemerahan, dengan panjang 3-7 sentimeter.
Tabung mahkota berwarna merah, berbentuk tabung, dengan bagian atas lebih besar, berukuran panjang 1-2 sentimeter dan diameter 3-5 milimeter. Tabung mahkota, termasuk tangkai bunga, jarang ditutupi oleh rambut-rambut halus pendek dan rambut kelenjar.
Terdapat 4 sepal merah, yang berbentuk memanjang atau segitiga-lanset, dengan ukuran panjang 2-3 sentimeter dan lebar 4-8 milimeter. Sepal akan terlipat ke belakang apabila terbuka sepenuhnya.
Kelopak bunga bervariasi dalam warna, mulai dari ungu-merah, merah, merah muda hingga putih. Kelopak bunga ini tersusun dalam pola yang tumpang-tindih, dengan bentuk bulat telur terbalik yang lebar, berukuran panjang 1-2,2 sentimeter, dan ujungnya agak cekung.
Terdapat 8 benang sari, dengan benang sari bagian luar lebih panjang. Filamennya berwarna merah dan memanjang 1,8-3 sentimeter di luar tabung mahkota. Kepala sari berwarna ungu-merah, berbentuk lonjong memanjang, dengan panjang 2-3 milimeter dan diameter sekitar 1 milimeter.
Serbuk sari berwarna merah muda. Ovarium berbentuk bulat telur terbalik, dengan panjang 5-6 milimeter dan diameter 3-4 milimeter. Ovarium ini jarang ditutupi oleh rambut-rambut halus dan rambut kelenjar dan memiliki 4 ruang, masing-masing berisi beberapa bakal biji.
Kepala putiknya berwarna merah dan panjangnya 4-5 sentimeter. Pangkalnya dikelilingi oleh cakram bunga berbentuk cangkir dangkal berwarna hijau.
Kepala putiknya berbentuk seperti gada dan berwarna cokelat, berukuran panjang sekitar 3 milimeter dan diameter sekitar 1,5 milimeter, dengan 4 belahan dangkal di bagian atas.
Buahnya berwarna ungu-merah, berbentuk bulat telur terbalik, dengan panjang sekitar 1 sentimeter. Periode berbunga adalah dari bulan April hingga Desember.
Berasal dari negara-negara di Amerika Tengah dan Selatan seperti Peru, Chili, Argentina, Bolivia, dan Meksiko. Dibudidayakan secara luas di Tiongkok, terutama di wilayah utara atau di rumah kaca di dataran tinggi barat laut dan barat daya. Telah menjadi tanaman hias yang penting.
Lebih menyukai lingkungan yang sejuk dan lembap, sensitif terhadap suhu tinggi dan cahaya yang kuat. Hindari kondisi panas dan lembab serta hujan lebat dan sinar matahari langsung. Tumbuh subur di tanah yang subur, gembur, sedikit asam dengan drainase yang baik dan kaya akan bahan organik.
Di musim dingin, ia membutuhkan kondisi yang hangat dan lembap, sinar matahari yang cukup, dan sirkulasi udara yang baik. Di musim panas, ia lebih menyukai kondisi yang kering, sejuk, dan teduh sebagian, sambil mempertahankan tingkat kelembapan tertentu.
Tumbuh sangat lambat ketika suhu mencapai 30℃ dan mengalami layu massal dan kematian pada suhu 35℃. Suhu musim dingin tidak boleh turun di bawah 5℃, karena rentan terhadap kerusakan akibat embun beku jika berada di bawah ambang batas ini.
Enkianthus quinqueflorus memiliki bentuk bunga yang unik dan elegan. Tanaman ini biasa digunakan sebagai tanaman dalam pot untuk menghiasi balkon, ambang jendela, dan ruang belajar. Tanaman ini juga dapat digantung pada jaring anti maling, pergola, dan lokasi lain untuk dilihat.
The bahasa bunga dari Enkianthus quinqueflorus: Keyakinan akan cinta dan hati yang penuh gairah.