{"id":9952,"date":"2024-08-09T16:52:41","date_gmt":"2024-08-09T08:52:41","guid":{"rendered":"https:\/\/flowerslib.com\/?p=9952"},"modified":"2024-08-09T16:52:54","modified_gmt":"2024-08-09T08:52:54","slug":"jasminum-multiflorum","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/flowerslib.com\/id\/jasminum-multiflorum\/","title":{"rendered":"Melati Bintang (Jasminum multiflorum): Asal, Perawatan, dan Kegunaan"},"content":{"rendered":"<p class=\"wp-block-paragraph\">Jasminum multiflorum, umumnya dikenal sebagai Melati Bintang, adalah tanaman berbunga harum yang berasal dari Asia Tenggara dan India. Tanaman ini juga disebut sebagai Melati Berbulu atau Melati Berbunga Banyak dan merupakan bunga nasional Indonesia. Tanaman serbaguna ini telah mendapatkan popularitas di seluruh dunia, dengan budidaya yang luas di Cina dan wilayah lainnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Melati Bintang memiliki ciri khas dedaunan hijau yang cerah dan bunga putih bersih yang memancarkan aroma yang kaya dan manis. Periode pembungaannya yang panjang dari bulan Oktober hingga April menjadikannya pilihan yang sangat baik untuk estetika taman dan penghijauan halaman sepanjang tahun.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">I. Pertumbuhan dan Distribusi<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Berasal dari Asia Tenggara dan India, Melati Bintang kini telah menyebar ke seluruh dunia, tumbuh subur di berbagai iklim. Ia lebih suka:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Lingkungan yang hangat dan disinari matahari<\/li>\n\n\n\n<li>Tanah yang gembur dan subur dengan drainase yang baik<\/li>\n\n\n\n<li>Ketersediaan nutrisi yang kaya<\/li>\n\n\n\n<li>Perlindungan dari suhu dingin (kondisi rumah kaca yang dibutuhkan di daerah yang lebih dingin)<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">II. Struktur dan Karakteristik<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1200\" height=\"800\" src=\"https:\/\/flowerslib.com\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/1-272.jpg\" alt=\"Jasminum multiflorum\" class=\"wp-image-12658\" srcset=\"https:\/\/flowerslib.com\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/1-272.jpg 1200w, https:\/\/flowerslib.com\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/1-272-600x400.jpg 600w, https:\/\/flowerslib.com\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/1-272-768x512.jpg 768w, https:\/\/flowerslib.com\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/1-272-240x160.jpg 240w\" sizes=\"auto, (max-width: 1200px) 100vw, 1200px\" \/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Karakteristik Mahkota:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Semak hijau dengan kebiasaan tumbuh seperti tanaman merambat<\/li>\n\n\n\n<li>Banyak cabang; cabang muda berwarna hijau tua dan halus, cabang yang lebih tua berwarna hijau tua dan abu-abu<\/li>\n\n\n\n<li>Cabang-cabang di permukaan tanah menunjukkan pertumbuhan yang merambat<\/li>\n\n\n\n<li>Pertumbuhan tahunan:<br>- Panjang cabang: 77-110 cm<br>- Lebar mahkota: 81,5-125,5 cm<br>- Ketebalan batang: 6,4-12,9 mm<br>- Jarak internodal: 4,1-8,2 cm<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1200\" height=\"800\" src=\"https:\/\/flowerslib.com\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/1-273.jpg\" alt=\"\u9ec4\u8309\u8389\" class=\"wp-image-12660\" srcset=\"https:\/\/flowerslib.com\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/1-273.jpg 1200w, https:\/\/flowerslib.com\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/1-273-600x400.jpg 600w, https:\/\/flowerslib.com\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/1-273-768x512.jpg 768w, https:\/\/flowerslib.com\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/1-273-240x160.jpg 240w\" sizes=\"auto, (max-width: 1200px) 100vw, 1200px\" \/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Karakteristik Daun:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Pengaturan yang berlawanan atau hampir berlawanan<\/li>\n\n\n\n<li>Daun sederhana; daun muda berwarna hijau muda atau kuning kehijauan, daun dewasa berwarna hijau tua dan mengkilap<\/li>\n\n\n\n<li>Perkembangan daun dari kuncup hingga penuh warna membutuhkan waktu sekitar dua bulan<\/li>\n\n\n\n<li>Tekstur seperti kertas, bentuk bulat telur dengan ujung runcing dan pangkal terpotong<\/li>\n\n\n\n<li>Tepi yang halus dan ompong<\/li>\n\n\n\n<li>Dimensi:<br>- Panjang: 4,1-12,3 cm<br>- Lebar: 2,1-7,2 cm<br>- Indeks bentuk: 1.33-1.95<br>- Luas daun: 6,03-88,56 cm persegi<br>- Panjang tangkai daun: 3,0-10,0 mm<\/li>\n\n\n\n<li>Pelepah yang menonjol di bagian bawah daun<\/li>\n\n\n\n<li>3-6 pasang vena yang terdistribusi secara asimetris<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Karakteristik Bunga:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Bunga berkelopak tunggal, berwarna putih bersih dengan aroma yang kuat<\/li>\n\n\n\n<li>Perbungaan seperti kepala, terminal atau ketiak<\/li>\n\n\n\n<li>Kuncup kerucut memanjang, ungu-merah, panjang 2,1-2,4 cm<\/li>\n\n\n\n<li>Mahkota putih:<br>- Diameter: 4,4-5,8 cm<br>- Panjang tabung corolla: 1,7-2,1 cm<br>- Diameter tabung corolla: 0,28-0,33 mm<\/li>\n\n\n\n<li>10-12 kelopak berbentuk lanset atau elips sempit:<br>- Panjang: 1,8-2,4 cm<br>- Lebar: 0,3-0,4 cm<\/li>\n\n\n\n<li>Berat bunga: sekitar 13,1 gram<\/li>\n\n\n\n<li>Panjang tangkai bunga: 2-3,4 cm<\/li>\n\n\n\n<li>Kelopak bunga seperti beludru dengan 4-7 ruas seperti jarum, panjang 1,1-1,5 cm<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">III. Kebiasaan Gaya Hidup<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Periode pembungaan utama Star Jasmine berlangsung dari bulan Oktober hingga April tahun berikutnya, memberikan daya tarik visual dan keharuman yang lebih lama.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">IV. Metode Budidaya<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Repotting:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Paling baik dilakukan pada bulan April setelah pindah ke luar ruangan<\/li>\n\n\n\n<li>Campuran tanah: cetakan daun, tanah kebun, dan pupuk kandang dengan perbandingan yang sama<\/li>\n\n\n\n<li>Pangkas cabang tahun sebelumnya hingga sekitar 10 cm, sisakan 2-3 tunas per cabang<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pemupukan dan Penyiraman:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Siram secara menyeluruh setelah repotting<\/li>\n\n\n\n<li>Berikan pupuk kandang dan air pupuk kandang yang sudah lapuk (rasio 10-20%) pada pertengahan hingga akhir Mei<\/li>\n\n\n\n<li>Pemupukan 1-2 kali per bulan selama musim tanam<\/li>\n\n\n\n<li>Sering-seringlah menyiram, terutama di musim panas; rendam tanah secara menyeluruh di pagi hari<\/li>\n\n\n\n<li>Kurangi penyiraman di musim dingin; pertahankan suhu dalam ruangan sekitar 10-15\u00b0C untuk mekar terus menerus<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">V. Metode Perbanyakan<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Layering:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Lebih andal untuk rooting dan pertumbuhan yang lebih cepat<\/li>\n\n\n\n<li>Pemupukan setiap 10 hari selama musim tanam; hentikan di musim gugur<\/li>\n\n\n\n<li>Pertahankan kondisi rumah kaca di musim dingin agar mekar terus menerus<\/li>\n\n\n\n<li>Pada bulan April, pindahkan ke luar ruangan, pangkas, dan repot; letakkan di tempat teduh selama 30 hari sebelum melanjutkan perawatan normal<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pemotongan:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Gunakan tunas muda dari akhir Mei hingga Juni<\/li>\n\n\n\n<li>Siapkan pot tanah liat dangkal dengan bahan drainase dan campuran tanah dari tanah kebun dan abu sekam padi<\/li>\n\n\n\n<li>Pilih cabang muda yang sehat dengan panjang 10 cm, sisakan 1-2 cm cabang tua di bagian bawah<\/li>\n\n\n\n<li>Potong 0,2 cm di bawah dan di atas ruas, sisakan 1-2 pasang daun di bagian atas<\/li>\n\n\n\n<li>Masukkan potongan ke dalam tanah yang sudah disiapkan dan siram dengan air secara menyeluruh<\/li>\n\n\n\n<li>Tempatkan di tempat yang terlindung dan teduh; hindari sinar matahari langsung dan lindungi dari kelembapan berlebih<\/li>\n\n\n\n<li>Akar akan muncul setelah sekitar 3 minggu<\/li>\n\n\n\n<li>Oleskan air kue kacang 10% yang sudah membusuk atau air pupuk kandang setiap 7-10 hari setelah perakaran<\/li>\n\n\n\n<li>Stek transplantasi diperbanyak pada akhir Mei hingga pertengahan Juli<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">VI. Nilai dan Informasi Lainnya<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kombinasi dedaunan hijau yang subur dan bunga putih yang harum menjadikannya pilihan yang sangat baik untuk penghijauan halaman dan lansekap umum. Masa mekarnya yang panjang dan kemampuannya beradaptasi dengan berbagai kondisi pertumbuhan berkontribusi pada popularitasnya di taman-taman di seluruh dunia.<\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jasminum multiflorum, commonly known as Star Jasmine, is a fragrant flowering plant native to Southeast Asia and India. It is also referred to as Hairy Jasmine or Many-Flowered Jasmine and holds the distinction of being Indonesia&#8217;s national flower. This versatile plant has gained popularity worldwide, with extensive cultivation in China and other regions. Star Jasmine [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":12657,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_breakdance_hide_in_design_set":false,"_breakdance_tags":"","footnotes":""},"categories":[20],"tags":[],"class_list":["post-9952","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-species-and-types"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/flowerslib.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9952","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/flowerslib.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/flowerslib.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/flowerslib.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/flowerslib.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=9952"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/flowerslib.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9952\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/flowerslib.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/12657"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/flowerslib.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=9952"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/flowerslib.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=9952"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/flowerslib.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=9952"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}