{"id":9681,"date":"2023-08-31T14:16:01","date_gmt":"2023-08-31T06:16:01","guid":{"rendered":"https:\/\/flowerslib.com\/?p=9681"},"modified":"2023-08-31T14:16:03","modified_gmt":"2023-08-31T06:16:03","slug":"pierr-de-ronsard","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/flowerslib.com\/id\/pierr-de-ronsard\/","title":{"rendered":"Eden Rose: Menjelajahi Mawar Pierre de Ronsard"},"content":{"rendered":"<p class=\"wp-block-paragraph\">Pierre de Ronsard, juga dikenal sebagai Eden Rose, adalah varietas mawar yang sangat indah. Mawar ini mekar dalam warna putih lembut dan merah muda pastel, dengan bentuk bunga yang menawan dan tingkat pertumbuhan yang cepat. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Satu-satunya kekurangannya mungkin adalah periode mekarnya yang relatif singkat. Ini <a href=\"https:\/\/flowerslib.com\/id\/naik\/\">naik<\/a> cocok untuk penanaman dalam pot untuk membuat kolom bunga, atau dapat ditanam di tanah untuk membentuk dinding bunga, lengkungan, dan sebagainya. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Satu dinding bunga dapat menghasilkan lebih dari tiga ratus bunga, menciptakan pemandangan yang menakjubkan. Khususnya, Pierre de Ronsard memenangkan mahkota Mawar Dunia pada Konvensi Mawar Dunia 2006 di Osaka, Jepang. Pada waktu itu, hanya 11 <a href=\"https:\/\/flowerslib.com\/id\/varietas-mawar\/\">varietas mawar<\/a> telah menerima kehormatan ini.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">I. Pengantar Dasar<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1200\" height=\"800\" src=\"https:\/\/flowerslib.com\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/4-133.jpg\" alt=\"Pierr de Ronsard\" class=\"wp-image-9698\" srcset=\"https:\/\/flowerslib.com\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/4-133.jpg 1200w, https:\/\/flowerslib.com\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/4-133-300x200.jpg 300w, https:\/\/flowerslib.com\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/4-133-150x100.jpg 150w, https:\/\/flowerslib.com\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/4-133-768x512.jpg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1200px) 100vw, 1200px\" \/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pierre de Ronsard (Rose Eden) adalah tanaman dalam keluarga mawar yang dicintai di seluruh dunia. Namanya diambil dari Pierre de Ronsard, yang dikenal sebagai \"penyair mawar\" pada abad ke-16.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">II. Karakteristik<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bunganya berdiameter 7-10cm dengan 55 sampai 70 kelopak bunga. Mereka memiliki aroma yang lembut dan warna putih-merah muda. Ukuran tanaman berkisar antara 100 hingga 365cm.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pierre de Ronsard (Rose Eden) dianugerahi penghargaan tertinggi oleh Federasi Masyarakat Mawar Dunia:<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Mawar Favorit Dunia, 2006. Mawar ini dapat ditanam sebagai bunga kolom, lengkungan bunga, atau tanaman merambat. Pada awal tahun 1980-an, perusahaan mawar terkenal Meilland International dari Prancis membiakkan mawar unik dengan warna-warna lembut dan bentuk bunga yang klasik. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Namun, itu tidak sesuai dengan preferensi estetika mawar pada saat itu. Akibatnya, varietas baru ini tidak terlalu dihargai oleh Meilland. Ketika mereka memutuskan untuk membuang varietas ini, agen mereka di Jerman menyadari potensi uniknya untuk menjadi favorit pasar dan menandai era baru. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pada tahun 1983, lembaga ini mengusulkan kepada Meilland agar mereka melanjutkan pengujian dan pengamatan terhadap mawar ini.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">III. Metode Budidaya<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1200\" height=\"800\" src=\"https:\/\/flowerslib.com\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/2-210.jpg\" alt=\"Pierr de Ronsard\" class=\"wp-image-9699\" srcset=\"https:\/\/flowerslib.com\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/2-210.jpg 1200w, https:\/\/flowerslib.com\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/2-210-300x200.jpg 300w, https:\/\/flowerslib.com\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/2-210-150x100.jpg 150w, https:\/\/flowerslib.com\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/2-210-768x512.jpg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1200px) 100vw, 1200px\" \/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Permata Pasir Naga memiliki persyaratan tanah yang spesifik. Ia lebih menyukai tanah yang gembur dan subur yang diangin-anginkan, dapat mempertahankan kelembaban dan air, dan dapat menstabilkan pupuk. Campuran tanah yang cocok adalah 5 bagian tanah kebun, 3 bagian cetakan daun, dan 2 bagian abu sekam padi. Di tanah seperti itu, Permata Pasir Naga akan tumbuh subur.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Permata Pasir Naga adalah tanaman yang menyukai sinar matahari, dan karena itu yang terbaik adalah dipelihara di luar ruangan. Tanaman ini mentolerir semi-teduh, tahan terhadap suhu dingin, dan memiliki kemampuan beradaptasi yang kuat.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Permata Pasir Naga menyukai lingkungan yang lembab. Pada musim semi, musim panas dan musim gugur, siramlah sesering mungkin. Selama musim panas, siramlah sekali di pagi hari dan sekali di sore hari untuk menghindari sinar matahari langsung atau panas terik. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Berhati-hatilah untuk tidak memercikkan air ke daun saat menyiram untuk mencegah penyakit. Namun demikian, kurangi frekuensi penyiraman di musim dingin. Jika tanah tidak sepenuhnya kering di musim dingin, jangan menyiramnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Permata Pasir Naga adalah tanaman yang menyukai pupuk. Saat pemupukan, kita bisa menggunakan kotoran sapi yang sudah matang, kotoran ayam, bungkil kedelai, dll. Berikan pupuk cair setiap setengah bulan sekali. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sebelum bertunas di awal musim semi, berikan pupuk cair yang lebih kaya, tetapi jangan beri pupuk selama periode pembungaan. Setelah bunga-bunga memudar di bulan Juni, berikan pupuk cair lagi, berikan pupuk cair sedang di bulan September, dan berikan pupuk organik matang di bulan Desember untuk musim dingin.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">IV. Nilai dan Lainnya<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1200\" height=\"800\" src=\"https:\/\/flowerslib.com\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/3-162.jpg\" alt=\"Pierr de Ronsard\" class=\"wp-image-9702\" srcset=\"https:\/\/flowerslib.com\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/3-162.jpg 1200w, https:\/\/flowerslib.com\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/3-162-300x200.jpg 300w, https:\/\/flowerslib.com\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/3-162-150x100.jpg 150w, https:\/\/flowerslib.com\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/3-162-768x512.jpg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1200px) 100vw, 1200px\" \/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Nilai Utama<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pada tahun 1985, peringatan 400 tahun kematian \"Penyair Mawar\" Prancis, Pierre de Ronsard, Prancis mengusulkan untuk menamainya \"Pierre de Ronsard\". <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Namun, agen Jerman sangat terkesan dengan keindahan mawar ini, yang sempurna seperti Taman Eden, sehingga mawar ini diluncurkan di pasar Jerman sebagai \"mawar Eden\". <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Untuk membedakannya dengan mawar teh hibrida \"Eden rose\" yang diperkenalkan oleh perusahaan Meilland pada tahun 1950, \"Eden rose\" yang baru diberi tahun dan dinamakan Eden85. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Mawar yang dibudidayakan oleh Prancis pertama kali diluncurkan dan berhasil di pasar Jerman, yang merupakan kasus bunga yang mekar lebih indah di luar tembok.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1200\" height=\"800\" src=\"https:\/\/flowerslib.com\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/6-90.jpg\" alt=\"Pierr de Ronsard\" class=\"wp-image-9703\" srcset=\"https:\/\/flowerslib.com\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/6-90.jpg 1200w, https:\/\/flowerslib.com\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/6-90-300x200.jpg 300w, https:\/\/flowerslib.com\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/6-90-150x100.jpg 150w, https:\/\/flowerslib.com\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/6-90-768x512.jpg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1200px) 100vw, 1200px\" \/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pada tahun 1988, Prancis tidak dapat menunggu lebih lama lagi dan dengan gencar mempromosikan produk baru ini di pasar domestik mereka dengan nama Pierre de Ronsard. Untuk membedakannya dari varietas tahun 1950, produk ini juga diberi nama dengan tahun, \"Eden88\". <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Meskipun ada banyak nama alias yang beredar di pasaran, namun hanya ada satu nama yang terdaftar di World Rose Society: \"Meiviolin\". Ini adalah Permata Pasir Naga yang populer di seluruh dunia saat ini.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pada tahun 2006, Dragon Sand Gem memenangkan mahkota Mawar Dunia di Konvensi Mawar Dunia di Osaka, Jepang. Pada saat itu, hanya 11 jenis mawar di dunia yang menerima penghargaan ini. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Hari ini, semua orang dapat mengagumi keanggunan Permata Pasir Naga dan sejarah mawar dapat membanggakan babak yang begitu cemerlang, berkat agen Jerman.<\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>The Pierre de Ronsard, also known as the Eden Rose, is an exceptionally beautiful variety of rose. It blooms in soft whites and pastel pinks, with a charming flower shape and a rapid growth rate. Its only drawback might be its relatively short blooming period. This rose is suitable for pot cultivation to create floral [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":9697,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_breakdance_hide_in_design_set":false,"_breakdance_tags":"","footnotes":""},"categories":[20],"tags":[],"class_list":["post-9681","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-species-and-types"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/flowerslib.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9681","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/flowerslib.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/flowerslib.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/flowerslib.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/flowerslib.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=9681"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/flowerslib.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9681\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/flowerslib.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/9697"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/flowerslib.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=9681"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/flowerslib.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=9681"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/flowerslib.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=9681"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}