{"id":9055,"date":"2023-08-26T23:35:36","date_gmt":"2023-08-26T15:35:36","guid":{"rendered":"https:\/\/flowerslib.com\/?p=9055"},"modified":"2023-08-27T23:00:00","modified_gmt":"2023-08-27T15:00:00","slug":"narcissus-pseudonarcissus","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/flowerslib.com\/id\/narcissus-pseudonarcissus\/","title":{"rendered":"Narcissus pseudonarcissus: Simfoni Mekarnya Bunga Musim Semi"},"content":{"rendered":"<p class=\"wp-block-paragraph\">Narcissus pseudonarcissus, juga dikenal sebagai Daffodil atau Trumpet Narcissus, adalah ramuan abadi dari keluarga Amaryllidaceae. Umbinya berbentuk bulat, dan memiliki daun yang tegak, linier, dan berujung tumpul. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tangkai bunganya memiliki tinggi sekitar 30 sentimeter dan memiliki bunga di ujungnya. Ia memiliki spathe spathaceous dan tabung perianth berbentuk kerucut. Ruas-ruas perianth berbentuk lonjong dan berwarna kuning pucat. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Corona sedikit lebih pendek atau hampir sepanjang perianth, dan tanaman ini mekar di musim semi. Tanaman ini berasal dari Eropa Barat dan dapat ditemukan di Spanyol, Portugal, Jerman, Inggris, dan Wales, serta dibudidayakan di Cina. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Nilai utama bunga Bakung terletak pada daya tarik hiasnya. Bunga-bunganya yang indah sangat disukai. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bunga ini mekar di musim dingin dan awal musim semi, menghasilkan bunga yang besar dan berwarna cerah, menjadikannya pilihan yang sangat baik untuk tanaman pot dan bunga potong untuk perayaan Tahun Baru. Apabila digunakan untuk menghiasi ambang jendela, balkon, atau ruang keluarga, bunga ini memberikan keanggunan dan keanggunan yang luar biasa.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">I. Karakteristik Fisik<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1200\" height=\"800\" src=\"https:\/\/flowerslib.com\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/4-113.jpg\" alt=\"Narcissus pseudonarcissus\" class=\"wp-image-9094\" srcset=\"https:\/\/flowerslib.com\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/4-113.jpg 1200w, https:\/\/flowerslib.com\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/4-113-300x200.jpg 300w, https:\/\/flowerslib.com\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/4-113-150x100.jpg 150w, https:\/\/flowerslib.com\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/4-113-768x512.jpg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1200px) 100vw, 1200px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bakung adalah ramuan abadi dengan bohlam berbentuk bulat telur yang bertunas, berdiameter 2,5-3,5 sentimeter. Memiliki 4-6 daun yang berdiri tegak, berbentuk linier, dengan panjang 25-40 sentimeter dan lebar 8-15 milimeter. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tangkai bunga memiliki tinggi sekitar 30 sentimeter dan memiliki satu bunga di ujungnya. Spatula spathaceous berukuran 3,5-5 sentimeter. Tabung perianth berbentuk kerucut dan panjangnya 1,2-1,5 sentimeter. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ruas perianth berbentuk lonjong dan panjangnya 2,5-3,5 sentimeter, serta berwarna kuning pucat. Corona sedikit lebih pendek atau hampir sepanjang perianth. Tanaman ini mekar di musim semi.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">II. Lingkungan Tumbuh<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1200\" height=\"800\" src=\"https:\/\/flowerslib.com\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/6-74.jpg\" alt=\"Narcissus pseudonarcissus\" class=\"wp-image-9091\" srcset=\"https:\/\/flowerslib.com\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/6-74.jpg 1200w, https:\/\/flowerslib.com\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/6-74-300x200.jpg 300w, https:\/\/flowerslib.com\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/6-74-150x100.jpg 150w, https:\/\/flowerslib.com\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/6-74-768x512.jpg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1200px) 100vw, 1200px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bakung lebih menyukai musim dingin yang basah dan musim panas yang kering dan terik. Oleh karena itu, selama periode pertumbuhan akar di musim gugur dan musim dingin serta periode pertumbuhan di atas tanah pada musim semi, Bakung dalam pot membutuhkan banyak air tetapi tidak boleh tergenang air. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Penyiraman harus dikurangi secara bertahap setelah berbunga, dan umbi harus dijaga agar tetap kering selama periode tidak aktif. Bunga bakung tidak terlalu peka terhadap paparan cahaya. Selain membutuhkan sinar matahari yang berlimpah selama periode pertumbuhan daun, semi teduh lebih disukai selama periode pembungaan. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jika tanaman tidak mendapatkan cahaya yang cukup untuk waktu yang lama selama masa pertumbuhannya, daunnya akan memanjang, lunak, dan terkulai, tetapi ini tidak akan mempengaruhi pembungaan secara signifikan. Tanaman ini tumbuh subur di tanah yang subur, gembur, berdrainase baik, kaya humus, sedikit asam hingga sedikit basa.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">III. Jangkauan Distribusi<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bakung berasal dari Eropa Barat dan dapat ditemukan di Spanyol, Portugal, Jerman, Inggris, dan Wales. Bunga ini juga dibudidayakan di Cina. Tumbuh di banyak taman di Eropa dan dapat ditemukan di alam liar di hutan, padang rumput, dan di permukaan berbatu.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">IV. Pertumbuhan dan Reproduksi<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1200\" height=\"800\" src=\"https:\/\/flowerslib.com\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/11-31.jpg\" alt=\"Narcissus pseudonarcissus\" class=\"wp-image-9095\" srcset=\"https:\/\/flowerslib.com\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/11-31.jpg 1200w, https:\/\/flowerslib.com\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/11-31-300x200.jpg 300w, https:\/\/flowerslib.com\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/11-31-150x100.jpg 150w, https:\/\/flowerslib.com\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/11-31-768x512.jpg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1200px) 100vw, 1200px\" \/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Pembagian bohlam<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tunas-tunas lateral pada umbi akan menonjol membentuk umbi yang lebih kecil. Pada musim gugur, umbi digali dan umbi yang lebih kecil dipisahkan untuk reproduksi pembelahan umbi. Tingkat reproduksi alami adalah 4-5 kali. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Umbi utama memiliki tingkat kemekaran 100%, dan umbi yang lebih kecil memiliki tingkat kemekaran 80%-90%. Umbi yang lebih kecil perlu dibudidayakan selama 2-3 tahun untuk menjadi umbi mekar. Untuk meningkatkan koefisien reproduksi, umbi yang lebih kecil dapat diinduksi secara artifisial. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dengan pisau tajam, buat 3-4 potongan melintang dari pelat bohlam ke atas, kedalamannya sekitar setengah tinggi bohlam, agar tidak merusak titik tumbuh batang yang dipendekkan. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Setelah dipotong, balikkan umbi di pasir kering yang bersih untuk menghasilkan jaringan penyembuhan, lalu letakkan di kotak perbanyakan 21\u00b0C dan secara bertahap tingkatkan suhunya menjadi 30\u00b0C, dengan kelembaban relatif 85%. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Setelah sekitar tiga bulan, sebagian besar umbi yang lebih kecil telah terbentuk dan dapat dicabut untuk ditanam. Umbi yang lebih kecil yang diinduksi perlu dibudidayakan selama 3-4 tahun untuk menjadi umbi yang mekar.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Pembibitan<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Benih disemai pada pertengahan September. Tanah untuk menabur adalah campuran cetakan daun, gambut dan pasir kasar, yang disterilkan dan kemudian dimasukkan ke dalam pot untuk disemai. Setelah disemai, diperlukan pengelolaan yang hati-hati. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bibit akan muncul pada musim semi berikutnya, dengan satu daun. Pada awal musim panas, daun dan akarnya akan layu secara bergantian, membentuk umbi kecil yang tidak aktif. Umbi kecil ini perlu dibudidayakan selama 4-5 tahun untuk menjadi umbi yang mekar.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Kultur Jaringan<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ujung umbi atau ujung kuncup, pelat batang digunakan sebagai eksplan. Pertama, bersihkan dengan deterjen, kemudian disinfeksi dengan alkohol 75% dan merkuri 0,1% selama 30 menit, lalu bilas 3 kali dengan air steril. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Inokulasikan pada media kultur MS yang disuplementasi dengan 2mg\/L 2,4-D dan 0,1mg\/L kinetin. Setelah setengah bulan, pindahkan ke media kultur yang disuplementasi dengan 6-benzylaminopurine 2mg\/L dan asam naftalenasetat 1mg\/L. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Setelah sekitar 15 hari, bibit dapat terbentuk. Kemudian pindahkan ke media kultur perakaran yang ditambah dengan 1mg\/L asam indolebutyric. Setelah 10 hari, bibit berakar akan terbentuk, yang akan membutuhkan waktu 3 tahun untuk berkembang menjadi umbi yang mekar.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">V. Pengendalian Hama<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1200\" height=\"800\" src=\"https:\/\/flowerslib.com\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/3-137.jpg\" alt=\"Narcissus pseudonarcissus\" class=\"wp-image-9096\" srcset=\"https:\/\/flowerslib.com\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/3-137.jpg 1200w, https:\/\/flowerslib.com\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/3-137-300x200.jpg 300w, https:\/\/flowerslib.com\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/3-137-150x100.jpg 150w, https:\/\/flowerslib.com\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/3-137-768x512.jpg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1200px) 100vw, 1200px\" \/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Penyakit busuk akar dan nematoda sering terjadi, yang dapat diobati dengan 0,1% merkuri selama 30 menit, dan selama masa pertumbuhan, 79% bubuk Carbendazim yang dapat dibasahi yang diencerkan 700 kali dapat disemprotkan. Kutu daun dan laba-laba merah adalah hama yang dapat dicegah dan dikendalikan dengan penyemprotan dengan 40% Oxamyl 1000 kali diencerkan.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">VI. Nilai Utama<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Nilai utama bunga Bakung terletak pada nilai hias bunganya, yang indah dan sangat populer di kalangan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bunga ini memperindah ambang jendela, balkon, dan ruang keluarga, membuatnya terlihat sangat halus dan elegan. Apabila ditempatkan di hamparan bunga, lanskap, halaman rumput, dan di sepanjang tepi kolam, bunga ini meningkatkan keindahan pemandangan awal musim semi. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bunga Bakung dalam pot yang sedang mekar harus dijaga dalam kisaran suhu 5-12\u00b0C, dengan tingkat cahaya 2000-3000 Lux, dan disinari selama 12-14 jam sehari untuk mempertahankan nilai komersialnya dalam jangka waktu yang lama.<\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>The Narcissus pseudonarcissus, also known as the Daffodil or Trumpet Narcissus, is a perennial herb from the Amaryllidaceae family. Its bulb is spherical, and it has upright, linear, blunt-tipped leaves. The flower stalk is approximately 30 centimeters tall and bears a flower at its tip. It has a spathaceous spathe and a conical perianth tube. [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":9087,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_breakdance_hide_in_design_set":false,"_breakdance_tags":"","footnotes":""},"categories":[20],"tags":[],"class_list":["post-9055","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-species-and-types"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/flowerslib.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9055","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/flowerslib.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/flowerslib.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/flowerslib.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/flowerslib.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=9055"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/flowerslib.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9055\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/flowerslib.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/9087"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/flowerslib.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=9055"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/flowerslib.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=9055"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/flowerslib.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=9055"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}