{"id":8924,"date":"2023-08-27T00:03:14","date_gmt":"2023-08-26T16:03:14","guid":{"rendered":"https:\/\/flowerslib.com\/?p=8924"},"modified":"2023-08-27T22:58:48","modified_gmt":"2023-08-27T14:58:48","slug":"rotheca-myricoides","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/flowerslib.com\/id\/rotheca-myricoides\/","title":{"rendered":"Rotheca myricoides: Panduan Menanam Bunga Kupu-Kupu Biru"},"content":{"rendered":"<p class=\"wp-block-paragraph\">Kupu-kupu Biru, juga dikenal sebagai Rotheca myricoides, adalah spesies tanaman dari keluarga Verbenaceae dan genus Rotheca. Tumbuhan ini tersebar luas di Uganda, Afrika. Bunganya yang menyerupai kupu-kupu hadir dalam nuansa biru muda hingga ungu. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kelopak bunga menyebar secara simetris di kedua sisi mahkota bunga, yang berwarna putih, sedangkan labellum berwarna biru keunguan, dan benang sari ramping. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dinamakan Kupu-kupu Biru karena kemiripannya dengan sekelompok kupu-kupu yang sedang mekar penuh, tampak ringan dan indah dengan warna yang halus, menjadikannya semak hias yang sangat bagus. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kupu-kupu Biru tumbuh subur pada suhu tinggi, sebaiknya antara 23 dan 32 derajat Celcius, dan berkembang biak melalui perbanyakan stek, idealnya pada musim semi dan musim gugur.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">I. Pertumbuhan dan Distribusi<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1200\" height=\"800\" src=\"https:\/\/flowerslib.com\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/3-127.jpg\" alt=\"Rotheca myricoides\" class=\"wp-image-8964\" srcset=\"https:\/\/flowerslib.com\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/3-127.jpg 1200w, https:\/\/flowerslib.com\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/3-127-300x200.jpg 300w, https:\/\/flowerslib.com\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/3-127-150x100.jpg 150w, https:\/\/flowerslib.com\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/3-127-768x512.jpg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1200px) 100vw, 1200px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tanaman ini lebih menyukai tanah lempung atau lempung berpasir dengan drainase yang baik. Tanaman ini tumbuh subur pada suhu tinggi, idealnya antara 23 dan 32 derajat Celcius, dan terutama ditemukan di Uganda, Afrika.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">II. Morfologi dan Fitur<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Cabang-cabang mudanya berbentuk persegi dan berwarna ungu kecokelatan. Tingginya berkisar antara 60 cm hingga 1 meter. Daunnya berseberangan, bulat telur hingga lanset, dengan ujung runcing atau tumpul. Setengah bagian atas tepi daun memiliki gerigi yang dangkal, sedangkan setengah bagian bawahnya utuh. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bunganya, berbentuk kupu-kupu, berkisar dari biru muda hingga ungu. Mahkota bunga berwarna putih, dan labellum berwarna ungu-biru, dengan benang sari yang ramping. Perbungaannya berbentuk terminal dan kerucut. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kelopaknya berbentuk cangkir dengan 5 ruas, dan ruas-ruasnya berbentuk bulat, berwarna hijau dengan rona ungu. Buahnya berbentuk elips, bulat, dan berdiameter sekitar 0,5 hingga 0,8 cm. Permukaannya memiliki pola putus-putus. Semak cemara memiliki tinggi 60-120 cm. Daunnya berseberangan, bulat telur hingga lanset.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">III. Metode Budidaya<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1200\" height=\"800\" src=\"https:\/\/flowerslib.com\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/8-58.jpg\" alt=\"Rotheca myricoides\" class=\"wp-image-8960\" srcset=\"https:\/\/flowerslib.com\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/8-58.jpg 1200w, https:\/\/flowerslib.com\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/8-58-300x200.jpg 300w, https:\/\/flowerslib.com\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/8-58-150x100.jpg 150w, https:\/\/flowerslib.com\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/8-58-768x512.jpg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1200px) 100vw, 1200px\" \/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Lakukan pemupukan 2-3 kali selama musim tanam di musim semi dan musim panas. Pangkas cabang setelah <a href=\"https:\/\/flowerslib.com\/id\/bunga-bunga-mekar-di-musim-semi\/\">berbunga atau di awal musim semi<\/a>lakukan pemangkasan berat atau kuat jika tanaman sudah menua. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tanaman ini lebih menyukai tanah lempung atau lempung berpasir dengan drainase yang baik, dan tumbuh subur pada suhu tinggi, sebaiknya antara 23 dan 32 derajat Celcius. Tanaman ini perlu dijaga agar tetap hangat dan terlindung dari angin selama musim dingin. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tanaman ini beradaptasi dengan baik pada sinar matahari setengah hari hingga sehari penuh. Sinar matahari yang intens dapat menyebabkan daun sedikit menguning tetapi tidak mempengaruhi pertumbuhan dan pembungaan. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Di musim dingin, cuaca dingin dapat menyebabkan beberapa daun rontok. Bunga ini mekar di musim semi dan musim panas, dengan periode pembungaan yang panjang karena bunganya mekar secara berurutan dari ujung cabang. Setelah berbunga, tanaman dapat dipangkas agar tidak tumbuh terlalu tinggi dan jarang. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Berikan pupuk slow release pada akhir musim dingin atau awal musim semi, dan tambahkan sekali lagi setelah berbunga.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1200\" height=\"800\" src=\"https:\/\/flowerslib.com\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/5-92.jpg\" alt=\"Rotheca myricoides\" class=\"wp-image-8966\" srcset=\"https:\/\/flowerslib.com\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/5-92.jpg 1200w, https:\/\/flowerslib.com\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/5-92-300x200.jpg 300w, https:\/\/flowerslib.com\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/5-92-150x100.jpg 150w, https:\/\/flowerslib.com\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/5-92-768x512.jpg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1200px) 100vw, 1200px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Perbanyakan dan manajemen budidaya dapat dilakukan melalui pembelahan, stek akar, atau perbanyakan biji. Untuk pembelahan, gali dan pisahkan tunas dari tanah setelah daun-daun berguguran di musim gugur dan musim dingin, dan sebelum tunas baru muncul di musim semi. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Untuk stek akar, potong akar lateral selama musim hujan dan tanam di tanah berpasir. Akar akan tumbuh dalam 1-2 minggu. Untuk perbanyakan benih, panen benih pada bulan September dan Oktober, simpan di pasir selama musim dingin, dan tabur pada musim semi berikutnya. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Perkecambahan terjadi 2-3 minggu setelah tanam. Kendalikan perluasan akar selama musim tanam. Jaga tanah tetap lembab dan beri pupuk sekali pada bulan Mei atau Juni, sambil memangkas tunas yang berlebihan secara teratur. Di musim dingin, buang bagian yang kering di atas tanah untuk mengurangi risiko hama dan penyakit.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">IV. Metode Perbanyakan<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1200\" height=\"800\" src=\"https:\/\/flowerslib.com\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/4-96.jpg\" alt=\"Rotheca myricoides\" class=\"wp-image-8962\" srcset=\"https:\/\/flowerslib.com\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/4-96.jpg 1200w, https:\/\/flowerslib.com\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/4-96-300x200.jpg 300w, https:\/\/flowerslib.com\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/4-96-150x100.jpg 150w, https:\/\/flowerslib.com\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/4-96-768x512.jpg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1200px) 100vw, 1200px\" \/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Perbanyakan dilakukan melalui stek, sebaiknya pada musim semi dan musim gugur.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">V. Nilai dan Penggunaan Lainnya<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dengan warnanya yang halus, Kupu-kupu Biru menjadi semak hias yang sangat bagus. Dapat digunakan sebagai dekorasi di balkon, atap, kamar tidur, dan ruang keluarga, atau biasanya ditanam dalam kelompok atau petak di taman, halaman, dan komunitas untuk dilihat.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1200\" height=\"800\" src=\"https:\/\/flowerslib.com\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/7-60.jpg\" alt=\"Rotheca myricoides\" class=\"wp-image-8968\" srcset=\"https:\/\/flowerslib.com\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/7-60.jpg 1200w, https:\/\/flowerslib.com\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/7-60-300x200.jpg 300w, https:\/\/flowerslib.com\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/7-60-150x100.jpg 150w, https:\/\/flowerslib.com\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/7-60-768x512.jpg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1200px) 100vw, 1200px\" \/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>The Blue Butterfly, also known as Rotheca myricoides, is a plant species from the Verbenaceae family and the Rotheca genus. It is widely distributed in Uganda, Africa. The flower, resembling a butterfly, comes in shades of light blue to purple. The petals symmetrically spread on both sides of the corolla, which is white, while the [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":8958,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_breakdance_hide_in_design_set":false,"_breakdance_tags":"","footnotes":""},"categories":[20],"tags":[],"class_list":["post-8924","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-species-and-types"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/flowerslib.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8924","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/flowerslib.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/flowerslib.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/flowerslib.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/flowerslib.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=8924"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/flowerslib.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8924\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/flowerslib.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/8958"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/flowerslib.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=8924"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/flowerslib.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=8924"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/flowerslib.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=8924"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}