{"id":6784,"date":"2023-08-07T17:14:27","date_gmt":"2023-08-07T09:14:27","guid":{"rendered":"https:\/\/flowerslib.com\/?p=6784"},"modified":"2023-08-07T17:15:07","modified_gmt":"2023-08-07T09:15:07","slug":"penanaman-bunga-sakura","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/flowerslib.com\/id\/cherry-blossom-planting\/","title":{"rendered":"Penanaman Bunga Sakura: Kiat Ahli yang Diungkapkan"},"content":{"rendered":"<p class=\"wp-block-paragraph\">Bunga sakura adalah bunga dari pohon ceri. Agar bunga sakura mekar sesuai jadwal, pohon sakura harus tumbuh dengan baik. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Menanam pohon sakura lebih sederhana dari yang dibayangkan kebanyakan orang. Dengan mengikuti tutorial penanaman dan pemeliharaan, Anda dapat menikmati <a href=\"https:\/\/flowerslib.com\/id\/varietas-bunga-sakura\/\">bunga sakura yang indah<\/a> setelah pohon itu dewasa. Mari kita lihat bagaimana cara menanam pohon sakura. Pertama, Anda perlu membeli bibit dan menyiapkannya. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kemudian, gali lubang dan letakkan pohon di dalamnya. Selama proses penanaman, perhatikan metode penanamannya.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Cara Menanam Pohon Sakura<\/h2>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Mempersiapkan Bibit<\/strong><\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sebelum menanam pohon sakura, yang terbaik adalah membeli bibit berkualitas baik dari pasar bunga khusus. Pilihlah bibit sakura yang kuat dan sehat agar lebih mudah ditanam dan tingkat kelangsungan hidupnya lebih tinggi. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Selain menggunakan bibit, Anda juga bisa membudidayakan pohon sakura sendiri. Pilihlah bibit yang baik, rawatlah, dan taburkan ke dalam tanah untuk dibudidayakan. Hal ini akan merangsang perkecambahan dan pertumbuhan bibit, yang kemudian dapat dipindahkan.<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\" start=\"2\">\n<li><strong>Merawat Bibit<\/strong><\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sebelum ditanam, bibit ceri harus dirawat dengan baik untuk memudahkan penanaman. Pertahankan tanah asli dalam sistem perakaran, tetapi pangkas akar yang panjang dan tua. Pertahankan akar yang sehat, dan lakukan disinfeksi jika perlu. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Untuk mengurangi penguapan air, pangkaslah cabang dan daun, buanglah beberapa cabang dan daun yang terlalu lebat untuk meminimalisir kehilangan air dan nutrisi.<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\" start=\"3\">\n<li><strong>Persiapan Tanah dan Penggalian Lubang<\/strong><\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pilih lokasi yang cerah dengan tanah yang gembur dan subur, serta irigasi yang nyaman untuk penanaman. Siapkan lahan tanam dengan menyingkirkan batu dan gulma dari permukaan tanah. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kemudian, gali tanah dengan dalam, sekitar 20 cm. Berdasarkan diameter sistem perakaran bibit, mulailah menggali lubang tanam. Oleskan selapis pupuk organik di dasar lubang, lalu tutup dengan lapisan tanah.<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\" start=\"4\">\n<li><strong>Menanam di dalam Lubang<\/strong><\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Luruskan bibit pohon ceri dan tanam di dalam lubang, tambahkan tanah untuk memastikan akarnya melekat pada tanah. Setelah penanaman, tekan sedikit tanah dan siram secara menyeluruh untuk mendorong pertumbuhan akar. Berikan naungan setelah penanaman.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Apa yang Harus Diperhatikan Saat Menanam Pohon Sakura<\/h2>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Pemupukan<\/strong><\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pohon ceri tumbuh dengan cepat dan mekar dengan lebat, sehingga perlu dipupuk dua kali setahun, sebaiknya dengan pupuk asam. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Lakukan pemupukan sekali di musim dingin atau awal musim semi dengan pupuk kompos kacang-kacangan atau kotoran ayam; dan sekali lagi setelah bunga-bunga berguguran dengan pupuk yang bekerja cepat seperti amonium sulfat, besi sulfat, dan superfosfat.<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\" start=\"2\">\n<li><strong>Menjaga Aerasi Tanah<\/strong><\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pohon ceri adalah spesies yang menyukai sinar matahari berakar dangkal, dengan 60% dari sistem akarnya berada di dalam 60 cm dari permukaan tanah, terutama di 20 cm teratas tanah. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Oleh karena itu, pilihlah lokasi yang memiliki drainase yang baik, gembur, dan berangin untuk penanaman. Hindari genangan air dan kekeringan. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Di sekitar pohon, terutama di daerah sebaran akar, hindari terinjak-injak oleh manusia dan hewan atau lalu lintas kendaraan, yang dapat memadatkan permukaan tanah, mempengaruhi pertumbuhan akar, memperpendek umur, atau bahkan menyebabkan kematian.<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\" start=\"3\">\n<li><strong>Hindari Monokultur<\/strong><\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jika tanaman sebelumnya adalah pohon ceri atau spesies serupa dalam keluarga Rosaceae seperti persik, plum, atau aprikot, hal itu akan sangat mempengaruhi <a href=\"https:\/\/flowerslib.com\/id\/bunga-sakura\/\">pertumbuhan ceri<\/a> pohon. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Oleh karena itu, berikan perhatian khusus pada jenis tanaman sebelumnya saat memilih pembibitan untuk pohon sakura. Perbaiki tanah dengan menggunakan cetakan daun atau arang untuk menggantikan tanah.<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\" start=\"4\">\n<li><strong>Desinfeksi Luka<\/strong><\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Luka pada cabang pohon sakura akan sembuh secara perlahan. Oleh karena itu, berhati-hatilah saat memangkas pohon sakura dan terutama memangkas cabang yang tumpang tindih atau cabang yang terkena hama. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Segera disinfeksi luka setelah pemangkasan untuk mencegah hujan menyapu bakteri yang menyebabkan pembusukan. Mengoleskan bahan pengawet adalah hal yang efektif.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Perawatan Bibit Pohon Sakura<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1200\" height=\"800\" src=\"https:\/\/flowerslib.com\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/8-10.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-6787\" srcset=\"https:\/\/flowerslib.com\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/8-10.jpg 1200w, https:\/\/flowerslib.com\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/8-10-300x200.jpg 300w, https:\/\/flowerslib.com\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/8-10-150x100.jpg 150w, https:\/\/flowerslib.com\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/8-10-768x512.jpg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1200px) 100vw, 1200px\" \/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\">\n<li>Hindari menyiram bibit pohon ceri secara berlebihan selama masa pertumbuhannya, karena pohon ceri rentan terhadap genangan air, yang dapat menyebabkan pembusukan akar. Umumnya, penyiraman setiap 8-10 hari sekali sudah cukup.<\/li>\n\n\n\n<li>Hindari pemangkasan cabang yang berlebihan, karena cabang-cabang pohon sakura tidak dapat tumbuh kembali seperti pohon ek. Setelah <a href=\"https:\/\/flowerslib.com\/id\/bunga-papan-atas-dengan-periode-mekar-terpanjang-di-dunia\/\">periode berbunga<\/a>Ingatlah untuk memangkas daun-daun tua untuk mendorong siklus pertumbuhan yang baru. Pangkas cabang setidaknya setahun sekali.<\/li>\n\n\n\n<li>Perhatikan lumut. Gunakan selang taman untuk membersihkan lumut pada cabang yang dapat menghambat pertumbuhan pohon sakura, atau bersihkan dengan tangan.<\/li>\n<\/ol>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>The cherry blossom is the flower of the cherry tree. For the blossoms to bloom on schedule, the cherry tree must be well-grown. Planting cherry trees is simpler than most people imagine. By following planting and maintenance tutorials, you can enjoy beautiful cherry blossoms once the tree matures. Let&#8217;s look at how to plant a [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":6786,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_breakdance_hide_in_design_set":false,"_breakdance_tags":"","footnotes":""},"categories":[24],"tags":[],"class_list":["post-6784","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-growing-care-maintenance"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/flowerslib.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6784","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/flowerslib.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/flowerslib.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/flowerslib.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/flowerslib.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=6784"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/flowerslib.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6784\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/flowerslib.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/6786"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/flowerslib.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=6784"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/flowerslib.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=6784"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/flowerslib.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=6784"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}