{"id":5310,"date":"2023-07-22T19:25:03","date_gmt":"2023-07-22T11:25:03","guid":{"rendered":"https:\/\/flowerslib.com\/?p=5310"},"modified":"2023-08-08T10:09:56","modified_gmt":"2023-08-08T02:09:56","slug":"pot-musim-dingin-kalanchoe","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/flowerslib.com\/id\/winter-pot-kalanchoe\/","title":{"rendered":"Pot Musim Dingin Kalanchoe: Dasar-dasar, Jenis &amp; Perawatan"},"content":{"rendered":"<p class=\"wp-block-paragraph\">Kalanchoe, juga dikenal sebagai Winter Pot Kalanchoe, adalah ramuan sukulen abadi, dengan tinggi 10-30 sentimeter. Batangnya tegak, dengan daun tunggal yang tumbuh berpasangan. Daunnya berbentuk elips, dengan gigi tumpul di tepinya. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ini membanggakan perbungaan umbellate; bunga-bunga kecil berwarna oranye-merah hingga merah cerah. Menghasilkan buah mericarp, dengan banyak biji. Bunganya kaya akan warna, termasuk merah terang, persik, oranye-merah, kuning, oranye-kuning, dan putih; <a href=\"https:\/\/flowerslib.com\/id\/bunga-bunga-bermekaran-di-bulan-januari\/\">periode mekar adalah dari Januari<\/a> hingga April. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1200\" height=\"800\" src=\"https:\/\/flowerslib.com\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/1-53.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-5313\" srcset=\"https:\/\/flowerslib.com\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/1-53.jpg 1200w, https:\/\/flowerslib.com\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/1-53-300x200.jpg 300w, https:\/\/flowerslib.com\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/1-53-150x100.jpg 150w, https:\/\/flowerslib.com\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/1-53-768x512.jpg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1200px) 100vw, 1200px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Karena Kalanchoe mekar sekitar Natal dan memiliki periode berbunga yang panjang, bunga ini menjadi \"bunga festival\" untuk mengatur suasana liburan. Ini <a href=\"https:\/\/flowerslib.com\/id\/bunga-hias-beracun-teratas\/\">bunga memiliki ornamen yang tinggi<\/a> bahkan saat tidak mekar, daunnya dapat dinikmati, menjadikannya tanaman pot dalam ruangan yang ideal. Tanaman ini ringkas dengan bentuk yang rapi, daun hijau cerah, dan bunga yang lebat, menjadikannya tanaman pot dalam ruangan yang ideal untuk musim dingin dan musim semi.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Karakteristik Morfologi<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1200\" height=\"800\" src=\"https:\/\/flowerslib.com\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/12-1.jpg\" alt=\"Pelajari Tentang Pot Musim Dingin Kalanchoe: Dasar-dasar, Jenis, Pertumbuhan &amp; Perawatan, Nilai dan Lainnya\" class=\"wp-image-5314\" srcset=\"https:\/\/flowerslib.com\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/12-1.jpg 1200w, https:\/\/flowerslib.com\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/12-1-300x200.jpg 300w, https:\/\/flowerslib.com\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/12-1-150x100.jpg 150w, https:\/\/flowerslib.com\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/12-1-768x512.jpg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1200px) 100vw, 1200px\" \/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kalanchoe adalah ramuan sukulen abadi yang selalu hijau. Tanaman ini kecil dan kompak, dengan batang tegak, tinggi 10-30 sentimeter. Daun tumbuh berpasangan, padat dan berwarna hijau zamrud, berbentuk sendok lonjong atau elips, panjang 4-8 cm, lebar 2-6 cm, dan berair. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bagian atas daun memiliki gigi tumpul bergelombang di sepanjang tepinya, sedangkan bagian bawahnya seluruhnya bertepi. Daunnya mengkilap, hijau cerah, dengan sedikit warna merah di tepinya. Daunnya tebal dan segar, berwarna hijau tua pekat, dan mengkilap.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1200\" height=\"800\" src=\"https:\/\/flowerslib.com\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/7-28.jpg\" alt=\"Pelajari Tentang Pot Musim Dingin Kalanchoe: Dasar-dasar, Jenis, Pertumbuhan &amp; Perawatan, Nilai dan Lainnya\" class=\"wp-image-5315\" srcset=\"https:\/\/flowerslib.com\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/7-28.jpg 1200w, https:\/\/flowerslib.com\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/7-28-300x200.jpg 300w, https:\/\/flowerslib.com\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/7-28-150x100.jpg 150w, https:\/\/flowerslib.com\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/7-28-768x512.jpg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1200px) 100vw, 1200px\" \/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bunganya berbentuk umbel kerucut, tegak, dan berwarna hijau tua. Panjang bunganya 7-10 cm. Setiap tanaman memiliki 5-7 tandan bunga, dengan 60 - 250 kuntum. Bunganya kecil, berbentuk cawan yang ditinggikan, berdiameter 1,2 - 1,6 cm, dengan 4 kelopak. Bunganya kaya akan warna, dengan nuansa merah cerah, persik, oranye-merah, kuning, oranye-kuning, dan putih. Mahkota bunga berbentuk tabung dan sedikit membengkak di pangkalnya. Ini adalah buah mericarp, dengan banyak biji. Itu <a href=\"https:\/\/flowerslib.com\/id\/bunga-bunga-bermekaran-di-bulan-april\/\">periode berbunga adalah dari Januari hingga April<\/a>.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Lingkungan Tumbuh<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1200\" height=\"800\" src=\"https:\/\/flowerslib.com\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/3-40.jpg\" alt=\"Pelajari Tentang Pot Musim Dingin Kalanchoe: Dasar-dasar, Jenis, Pertumbuhan &amp; Perawatan, Nilai dan Lainnya\" class=\"wp-image-5316\" srcset=\"https:\/\/flowerslib.com\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/3-40.jpg 1200w, https:\/\/flowerslib.com\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/3-40-300x200.jpg 300w, https:\/\/flowerslib.com\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/3-40-150x100.jpg 150w, https:\/\/flowerslib.com\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/3-40-768x512.jpg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1200px) 100vw, 1200px\" \/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kalanchoe berasal dari Madagaskar di Afrika. Ia lebih menyukai lingkungan yang hangat dan sedikit lembab dengan banyak sinar matahari. Ini tidak tahan dingin, dan suhu pertumbuhan optimal adalah 15-25 \u2103. Ketika suhu musim panas melebihi 30 \u2103, pertumbuhannya terhambat. Suhu dalam ruangan di musim dingin harus 12-15 \u2103. Di bawah 5 \u2103, daun menjadi merah, dan periode pembungaan tertunda. Jika suhu ruangan melebihi 24 \u2103 selama <a href=\"https:\/\/flowerslib.com\/id\/bunga-bunga-mekar-di-musim-semi\/\">periode berbunga di musim dingin dan musim semi<\/a>itu akan menghambat pembungaan. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jika suhu sekitar 15\u2103, pembungaan akan terus berlanjut. Ini toleran terhadap kekeringan dan tidak terlalu ketat tentang tanah, tetapi lempung berpasir yang subur adalah yang terbaik. Kalanchoe adalah tanaman hari pendek, peka terhadap siklus cahaya. Tanaman yang tumbuh dengan baik yang terpapar pencahayaan siang hari yang pendek (8-9 jam cahaya per hari) selama 3-4 minggu dapat mulai bertunas dan berbunga.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Pertumbuhan dan Perbanyakan<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1200\" height=\"800\" src=\"https:\/\/flowerslib.com\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/10-8.jpg\" alt=\"Pelajari Tentang Pot Musim Dingin Kalanchoe: Dasar-dasar, Jenis, Pertumbuhan &amp; Perawatan, Nilai dan Lainnya\" class=\"wp-image-5317\" srcset=\"https:\/\/flowerslib.com\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/10-8.jpg 1200w, https:\/\/flowerslib.com\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/10-8-300x200.jpg 300w, https:\/\/flowerslib.com\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/10-8-150x100.jpg 150w, https:\/\/flowerslib.com\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/10-8-768x512.jpg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1200px) 100vw, 1200px\" \/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Perbanyakan Pemotongan<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Cara ini paling baik dilakukan pada bulan Mei hingga Juni atau September hingga Oktober. Pilih batang sukulen yang agak matang, potong dengan panjang sekitar 5-6 cm, dan tempelkan di hamparan pasir. Setelah disiram, tutup dengan lapisan tipis. Ketika suhu ruangan 15-20 \u2103, akar akan mulai terbentuk 15-18 hari setelah penyisipan, dan mereka dapat dimasukkan ke dalam pot dalam waktu 30 hari. Pot berukuran 10 cm biasanya digunakan. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jika tidak banyak bibit, pemotongan daun dapat digunakan. Potong daun yang kuat dan montok dari tangkai daun, tunggu hingga permukaan potongan sedikit mengering, lalu masukkan secara diagonal atau letakkan di atas hamparan pasir. Jaga kelembapannya, dan dalam waktu sekitar 10-15 hari, akar akan tumbuh dari pangkal daun, bersama dengan tanaman baru.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Kultur Jaringan<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Amerika Serikat dan Prancis telah menggunakan bagian-bagian seperti puncak batang, daun, batang, kuncup bunga, dan bunga Kalanchoe sebagai eksplan sejak akhir tahun 1970-an. Mereka menggunakan media MS yang dilengkapi dengan 2 mg\/L sitokinin dan 0,1 mg\/L asam 1-naftalenasetat untuk menginduksi tunas meristematik. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kemudian, mereka menggunakan media 1\/2 MS dengan 1 mg\/L asam indol-3-butirat untuk menginduksi pembentukan akar. Di bawah suhu kamar 25-27 \u2103 dan 16 jam paparan cahaya, tanaman kecil dapat tumbuh dalam waktu 4-6 minggu.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Pengendalian Penyakit dan Hama<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Penyakit utamanya adalah embun tepung dan hawar daun, yang dapat diobati dengan penyemprotan dengan larutan 600 kali lipat dari 65% zinc dimethyldithiocarbamate wettable powder yang dapat dibasahi. Hama seperti serangga sisik dan kutu daun dapat merusak daun dan tunas lunak, yang dapat dicegah dan dikendalikan dengan penyemprotan dengan larutan 1000 kali lipat dari emulsi Leogan 40%.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Nilai Utama<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Karena Kalanchoe mekar sekitar Natal dan memiliki periode berbunga yang panjang, bunga ini menjadi \"bunga festival\" untuk mengatur suasana liburan. Bunga ini memiliki nilai hias yang tinggi; bahkan saat tidak mekar, daunnya dapat dinikmati, menjadikannya tanaman pot dalam ruangan yang ideal. Tanaman ini ringkas dengan bentuk yang rapi, daun hijau cerah, dan bunga yang lebat, menjadikannya tanaman pot dalam ruangan yang ideal untuk musim dingin dan musim semi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Periode berbunga bertepatan dengan Natal, Tahun Baru, dan Festival Musim Semi, sehingga sangat cocok untuk mendekorasi ambang jendela, meja, dan konter. Apabila digunakan di hamparan bunga umum, jendela pajangan, dan aula, efek ornamennya secara keseluruhan sangat bagus. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Mengingat nama umumnya \"Panjang Umur\", sangat tepat dan disukai untuk menghadiahkan sepanci Kalanchoe kepada teman dan keluarga selama liburan, mendoakan mereka keberuntungan, kemakmuran, dan umur panjang.<\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>The Kalanchoe, also known as Winter Pot Kalanchoe, is a perennial succulent herb, standing 10-30 centimeters tall. Its stems are erect, with single leaves growing in pairs. The leaves are elliptical, with blunt teeth on the edges. It boasts umbellate inflorescences; small flowers are in shades of orange-red to bright red. It produces a mericarp [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":5312,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_breakdance_hide_in_design_set":false,"_breakdance_tags":"","footnotes":""},"categories":[20],"tags":[],"class_list":["post-5310","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-species-and-types"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/flowerslib.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5310","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/flowerslib.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/flowerslib.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/flowerslib.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/flowerslib.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=5310"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/flowerslib.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5310\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/flowerslib.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/5312"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/flowerslib.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=5310"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/flowerslib.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=5310"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/flowerslib.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=5310"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}