{"id":5100,"date":"2023-07-20T15:16:57","date_gmt":"2023-07-20T07:16:57","guid":{"rendered":"https:\/\/flowerslib.com\/?p=5100"},"modified":"2023-08-08T10:41:10","modified_gmt":"2023-08-08T02:41:10","slug":"iris","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/flowerslib.com\/id\/iris\/","title":{"rendered":"Temukan Iris yang Mempesona: Dasar-dasar, Jenis &amp; Perawatan"},"content":{"rendered":"<p class=\"wp-block-paragraph\">Iris, juga dikenal sebagai Kupu-kupu Biru, Kupu-kupu Ungu, atau Bunga Bambu Pipih, adalah tanaman herba abadi dari genus Iris, milik keluarga Iris di bawah ordo Lily. Rimpangnya kuat, dengan diameter sekitar 1 cm, memanjang secara diagonal. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Daunnya memiliki panjang 15 hingga 50 cm dan lebar 1,5 hingga 3,5 cm. Bunganya berwarna ungu kebiruan dengan diameter sekitar 10 cm. Buahnya berbentuk oval panjang atau bulat telur terbalik, dengan panjang 4,5 hingga 6 cm dan diameter 2 hingga 2,5 cm. Berasal dari Cina tengah dan Jepang, terutama didistribusikan di Cina Tengah dan Selatan. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dihargai karena estetikanya, bunga ini memancarkan aroma halus dan elegan yang cocok untuk pembuatan parfum. Rimpangnya dapat digunakan dalam pengobatan tradisional, dipanen sepanjang tahun, dan dikenal dengan sifat anti-inflamasi.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Pertumbuhan dan Distribusi<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1200\" height=\"800\" src=\"https:\/\/flowerslib.com\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/6-25.jpg\" alt=\"Pelajari Tentang Iris: Dasar-dasar, Jenis, Pertumbuhan &amp; Perawatan, Nilai dan Lainnya\" class=\"wp-image-5103\" srcset=\"https:\/\/flowerslib.com\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/6-25.jpg 1200w, https:\/\/flowerslib.com\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/6-25-300x200.jpg 300w, https:\/\/flowerslib.com\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/6-25-150x100.jpg 150w, https:\/\/flowerslib.com\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/6-25-768x512.jpg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1200px) 100vw, 1200px\" \/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Iris ditemukan di Cina, Myanmar, dan Jepang. Tumbuh di tepi hutan semak, lereng bukit yang cerah, tepi hutan, dan lahan basah di dekat perairan, antara ketinggian 800-1800 meter. Bunga ini telah dibudidayakan di kebun-kebun sejak lama.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Morfologi dan Karakteristik<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1200\" height=\"800\" src=\"https:\/\/flowerslib.com\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/2-33.jpg\" alt=\"Pelajari Tentang Iris: Dasar-dasar, Jenis, Pertumbuhan &amp; Perawatan, Nilai dan Lainnya\" class=\"wp-image-5104\" srcset=\"https:\/\/flowerslib.com\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/2-33.jpg 1200w, https:\/\/flowerslib.com\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/2-33-300x200.jpg 300w, https:\/\/flowerslib.com\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/2-33-150x100.jpg 150w, https:\/\/flowerslib.com\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/2-33-768x512.jpg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1200px) 100vw, 1200px\" \/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pangkal tanaman dikelilingi oleh selaput daun dan serat selaput yang tersisa dari daun tua. Rimpang yang kuat bercabang secara dikotomis dan memanjang secara diagonal; akar adventifnya relatif tipis dan pendek. Daunnya berbentuk basal, kuning kehijauan, sedikit melengkung, lebih lebar di tengah, dan berbentuk pedang. Mereka meruncing ke arah atas dan memiliki beberapa urat longitudinal yang tidak jelas di pangkal yang seperti selubung. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Batang bunga yang halus seringkali memiliki 1 hingga 2 cabang lateral pendek di bagian atas, dan 1 hingga 2 daun batang di bagian tengah dan bawah. Tanaman ini memiliki 2 hingga 3 bracts, hijau, herba, dengan tepi berselaput, berwarna lebih terang, lanset, atau bulat telur panjang, berujung runcing atau runcing panjang, masing-masing melingkupi 1 hingga 2 bunga.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bunganya berwarna ungu kebiruan; tangkainya sangat pendek; tabung perianth ramping dan melebar menjadi bentuk lonceng di bagian atas. Lobus perianth bagian luar berbentuk bulat telur bundar atau bulat telur lebar, sedikit cekung di bagian atas, dengan bagian cakar berbentuk baji yang sempit. Bagian tengahnya memiliki pelengkap seperti sisir yang tidak beraturan, membentuk tepi bergerigi yang tidak rata. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1200\" height=\"800\" src=\"https:\/\/flowerslib.com\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/5-23.jpg\" alt=\"Pelajari Tentang Iris: Dasar-dasar, Jenis, Pertumbuhan &amp; Perawatan, Nilai dan Lainnya\" class=\"wp-image-5105\" srcset=\"https:\/\/flowerslib.com\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/5-23.jpg 1200w, https:\/\/flowerslib.com\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/5-23-300x200.jpg 300w, https:\/\/flowerslib.com\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/5-23-150x100.jpg 150w, https:\/\/flowerslib.com\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/5-23-768x512.jpg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1200px) 100vw, 1200px\" \/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Lobus perianth bagian dalam berbentuk elips dan rata saat bunga mekar penuh; bagian cakar tiba-tiba menjadi tipis. Benang sari memiliki panjang sekitar 2,5 cm, dengan kepala sari kuning cerah dan filamen putih ramping. Cabang-cabang kolom datar, biru pucat, panjangnya sekitar 3,5 cm, puncaknya hampir persegi dan bergigi, dan ovariumnya berbentuk silinder fusiform, panjangnya 1,8 sampai 2 cm.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Buahnya berbentuk elips panjang atau bulat telur terbalik, dengan 6 tulang rusuk yang menonjol dan terbelah menjadi tiga lobus dari atas ke bawah saat matang. Bijinya berwarna hitam kecokelatan, berbentuk buah pir, dan tanpa pelengkap. Tanaman <a href=\"https:\/\/flowerslib.com\/id\/bunga-bunga-bermekaran-di-bulan-april\/\">mekar di bulan April<\/a> hingga Mei dan buah-buahan pada bulan Juni hingga Agustus.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Kebiasaan Hidup<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1200\" height=\"800\" src=\"https:\/\/flowerslib.com\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/7-16.jpg\" alt=\"Pelajari Tentang Iris: Dasar-dasar, Jenis, Pertumbuhan &amp; Perawatan, Nilai dan Lainnya\" class=\"wp-image-5106\" srcset=\"https:\/\/flowerslib.com\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/7-16.jpg 1200w, https:\/\/flowerslib.com\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/7-16-300x200.jpg 300w, https:\/\/flowerslib.com\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/7-16-150x100.jpg 150w, https:\/\/flowerslib.com\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/7-16-768x512.jpg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1200px) 100vw, 1200px\" \/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Iris memiliki toleransi dingin yang kuat, dan menurut kebiasaannya dapat dibagi menjadi:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Lebih menyukai tanah yang agak lembab, berdrainase baik, kaya humus, sedikit basa, dan lengket;<\/li>\n\n\n\n<li>Hidup di tanah berawa atau lapisan air dangkal;<\/li>\n\n\n\n<li>Tumbuh di air dangkal;<\/li>\n\n\n\n<li>Tumbuh subur di iklim yang cerah dan sejuk dengan ketahanan dingin yang kuat, juga tahan terhadap lingkungan yang semi teduh.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dalam berkebun, iris rhizomatous dibagi menjadi empat kategori berdasarkan kebiasaan ekologisnya:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Iris dengan rimpang yang kuat, kemampuan beradaptasi yang kuat, menyukai sinar matahari, lebih menyukai tanah yang subur, agak lembab, memiliki drainase yang baik, kaya akan kapur, dan sedikit basa, serta menunjukkan toleransi yang kuat terhadap kekeringan.<\/li>\n\n\n\n<li>Fitur Morfologi: Bagian tengah bunga (kelopak bawah) memiliki jenggot (seperti kumis) dan tanda (misalnya, Iris Jerman, Iris Manis, Iris Sendok Perak, Iris Kerdil).<\/li>\n\n\n\n<li>Lebih menyukai kondisi lembab, tanah agak asam, mentolerir atau lebih menyukai semi-teduh (cocok untuk penanaman di tepi sungai).<\/li>\n\n\n\n<li>Fitur Morfologi: Gugur bagian tengah memiliki struktur seperti jambul (misalnya, Bunga Kupu-kupu, Iris).<\/li>\n\n\n\n<li>Lebih menyukai sinar matahari, dan kondisi air (air yang muncul, kedalaman air 5-10cm) (cocok untuk penanaman di air dangkal).<\/li>\n\n\n\n<li>Fitur Morfologi: Gugurnya tidak berbulu (misalnya, Anggrek Aliran, Iris Bendera Kuning, Bunga Rush, Bunga Walet).<\/li>\n\n\n\n<li>Dengan pertumbuhan yang kuat, kemampuan beradaptasi yang kuat, toleran terhadap kekeringan dan penebangan air (amfibi) (cocok sebagai penutup tanah di bawah pohon).<\/li>\n\n\n\n<li>Fitur Morfologi: Gugurnya tidak berbulu (misalnya, Mat rush, seperti Iris).<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Metode Budidaya<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bunga iris mekar di musim semi, dengan <a href=\"https:\/\/flowerslib.com\/id\/bunga-papan-atas-dengan-periode-mekar-terpanjang-di-dunia\/\">periode berbunga<\/a> sekitar tiga bulan, dari bulan April hingga Juni. Perbanyakan biasanya melalui pembelahan atau penyemaian. Pembelahan dapat dilakukan setelah <a href=\"https:\/\/flowerslib.com\/id\/bunga-bunga-mekar-di-musim-semi\/\">mekar musim semi<\/a> atau di musim gugur, biasanya setiap 2 hingga 4 tahun.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Saat membagi rimpang, setiap bagian harus memiliki 2 hingga 3 tunas. Benih harus segera disemai setelah matang, dan bibit membutuhkan waktu 2 hingga 3 tahun untuk berbunga. Jarak tanam harus 45 hingga 60 cm, dan kedalaman tanam harus 7 hingga 8 cm. Budidaya paksa juga bisa dilakukan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Persyaratan Tanah<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Iris tidak hanya dapat ditanam di rumah kaca atau rumah kaca plastik, tetapi juga di luar ruangan. Penanaman di luar ruangan dapat dikombinasikan dengan penutup sementara atau rumah yang dapat dipindahkan, terutama di musim semi dan musim gugur.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Untuk produksi bunga potong Iris, dapat dilakukan di semua jenis tanah, selama tanah tersebut memiliki drainase yang baik, memiliki retensi kelembaban yang baik, dan tidak padat (yang akan membatasi pertumbuhan tanaman). Struktur tanah yang baik adalah persyaratan dasar, terutama untuk penanaman iris yang sering dilakukan dengan periode pertumbuhan yang pendek.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pada tanah liat yang berat, disarankan untuk menambahkan bahan seperti gambut, vermikulit, atau pasir kasar dan mencampurnya dengan tanah sedalam 25 cm untuk memperbaiki tanah. Jika tanah rentan terhadap pemadatan, lapisan bahan seperti sekam padi, jerami padi, jarum pinus, gambut hitam, atau sejenisnya dapat digunakan untuk menutupi permukaan tanah setelah penanaman untuk mencegah pemadatan tanah. Cara ini juga dapat mencegah tanah menjadi cepat kering.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Kontrol Suhu<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Setelah penanaman, suhu tanah adalah faktor yang paling penting, dengan suhu minimum 5~8\u00b0C dan suhu maksimum 20\u00b0C. Suhu tanah secara langsung mempengaruhi tingkat perkecambahan. Jika suhu tanah terlalu rendah, kapasitas pembungaan akan menurun. Oleh karena itu, suhu tanah yang optimal dikontrol antara 16~18\u00b0C.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Untuk produksi iris di rumah kaca, suhu yang ideal adalah 15\u00b0C. Untuk mempersingkat masa pertumbuhan, umbi yang baru dipanen dapat digunakan saat penanaman, dan suhu rumah kaca dipertahankan pada 18\u00b0C selama 3 hingga 4 minggu pertama. Suhu ini dapat dipertahankan hingga tanggal 1 Januari, tetapi dapat menyebabkan tanaman menjadi lemah. Suhu 13\u00b0C atau lebih rendah akan memperpanjang masa pertumbuhan, meningkatkan berat tanaman, tetapi juga meningkatkan kemungkinan bunga layu.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pada musim gugur, saat tanaman tumbuh, khususnya di daerah beriklim sedang, ketika sinar matahari tidak mencukupi, suhu rumah kaca harus dikurangi untuk mencegah bunga layu. Biasanya suhu dikontrol pada 10~13\u00b0C, untuk memastikan pertumbuhan tanaman. Jika daun tampak berlebihan pada semua tahap, pertimbangkan untuk memangkas sebagian daun.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Suhu rata-rata siang-malam selama produksi bisa mencapai 20~23\u00b0C, dan suhu minimum 5\u00b0C. Di rumah kaca bersuhu tinggi dan cahaya lemah, kurangnya cahaya adalah penyebab utama bunga layu.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Di daerah yang sering mengalami embun beku, produksi hanya dapat dilakukan di rumah kaca. Suhu pertumbuhan yang sesuai harus diatur pada malam hari. Oleh karena itu, rumah kaca yang tidak dipanaskan harus ditutup lebih awal untuk membuat suhu malam hari sesuai dengan yang diinginkan. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pada siang hari, ventilasi harus dimulai lebih awal untuk menghindari kenaikan suhu di atas 18\u00b0C dan menyebabkan kerusakan. Peneduh juga dapat mencapai kontrol suhu, tetapi tingkat pencahayaan yang sesuai masih perlu dipertahankan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Suhu optimal untuk pertumbuhan di luar ruangan adalah 15 ~ 17 \u00b0 C, dan suhu tinggi yang terus menerus di siang hari dapat dihalangi oleh jaring peneduh. Jaring peneduh tidak hanya dapat mengurangi radiasi matahari langsung tetapi juga meningkatkan suhu.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Sistem Drainase<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Untuk membuang kelebihan air dengan cepat, sistem drainase yang berfungsi dengan baik harus disiapkan. Hal ini juga memungkinkan penggunaan air untuk membilas tanah rumah kaca. Proses ini dapat mencegah masalah penumpukan garam yang disebabkan oleh penggunaan air yang lebih sedikit selama penanaman tanaman yang menyukai lemak atau tahap pertumbuhan tertentu.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Kepadatan Penanaman<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kepadatan penanaman bervariasi sesuai dengan varietas, ukuran umbi, periode penanaman, dan lokasi penanaman. Untuk membuat jarak tanam yang tepat, biasanya digunakan kisi-kisi penanaman dengan 64 kotak per meter persegi.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Tips Pemupukan<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Secara umum, pemberian pupuk dasar sebelum penanaman tidak disarankan karena dapat meningkatkan konsentrasi garam dalam tanah dan menunda pertumbuhan akar bunga iris. Pengambilan sampel tanah harus dilakukan sebelum penanaman untuk memastikan tanah mengandung unsur hara yang tepat. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pengambilan sampel harus dilakukan setelah pengolahan tanah dan pembilasan. Dengan cara ini, unsur hara yang hilang dapat ditambahkan langsung ke dalam tanah melalui pemupukan berikutnya. Iris sensitif terhadap fluor, sehingga pupuk yang mengandung fluor dan pupuk tripolifosfat dilarang. Sebaliknya, pupuk difosfat harus digunakan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Pengendalian Gulma<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Proses pertumbuhan bunga iris hanya memerlukan waktu 8~12 minggu. Dalam waktu pertumbuhan yang begitu singkat, jika tanah sudah diolah dengan cara dikukus, dibanjiri, dibajak, dll., maka tidak perlu lagi mempertimbangkan penyiangan selama pertumbuhan tanaman. Setelah penanaman, herbisida kimiawi terutama digunakan untuk membasmi gulma. Namun, harus berhati-hati agar tidak merusak tanaman saat mengaplikasikannya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jika gulma mulai tumbuh di lapangan setelah penanaman, herbisida hanya dapat digunakan jika umbi sudah terkubur cukup dalam. Tunas baru umbi harus setidaknya 2 cm di bawah tanah untuk menghindari kerusakan akibat herbisida.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sebelum tanaman membuka daunnya, rumput di dalam rumah kaca atau di luar ruangan dapat dikendalikan dengan menyemprotkan herbisida yang sesuai. Jika herbisida biasa tidak dapat secara efektif mengendalikan beberapa gulma rumput tahunan, herbisida majemuk harus digunakan. Aplikasikan saat senja, semprotkan pada tanaman, lalu semprotkan air secukupnya. Keesokan paginya, bilas secara menyeluruh dari bagian atas tanaman. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Karena sifat residu herbisida, beberapa hal harus diperhatikan. Jumlah herbisida yang diaplikasikan pada setiap petak dalam setahun harus dibatasi, sebaiknya tidak lebih dari dua kali; gunakan herbisida hanya jika benar-benar diperlukan; jangan menanam varietas yang peka terhadap herbisida.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Penyimpanan Bohlam<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Suhu penyimpanan umbi harus 30\u2103, dan umbi untuk produksi bunga potong harus segera ditanam. Jika umbi tidak dapat segera ditanam, umbi harus disimpan pada suhu yang sesuai selama masa transisi. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Suhu harus memenuhi persyaratan pertumbuhan umbi dan harus sering disesuaikan untuk memastikan pertumbuhan umbi. Menjaga suhu pada 2\u00b0C dan tidak melebihi 2~3 minggu adalah pilihan terbaik. Suhu penyimpanan yang lebih tinggi dari 2\u00b0C akan memperpanjang masa perawatan dan memiliki efek negatif pada pembungaan. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tempatkan umbi dengan hati-hati di dalam wadah dengan celah di bagian bawah. Simpan pada suhu 2\u00b0C dan pastikan ventilasi yang baik. Umbi tidak cocok untuk penyimpanan jangka panjang, karena penyimpanan yang terlalu lama akan berdampak buruk pada pertumbuhan batang dan daun di masa depan dan meningkatkan risiko infeksi ujung akar oleh Penicillium.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Memastikan pasokan air yang cukup selama masa penanaman iris untuk produksi bunga potong sangat penting. Tanah beberapa hari sebelum penanaman harus cukup lembab untuk memastikan pertumbuhan akar yang cepat dan sehat serta menghindari kerusakan akar selama penanaman. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Menggunakan air dingin untuk irigasi sangat cocok ketika suhu tanah tinggi. Suhu tanah yang tinggi mempercepat pertumbuhan umbi, yang menyebabkan penurunan kualitas bunga potong. Penanaman harus dipilih di daerah dengan suhu tanah yang lebih rendah. Selain itu, bahan penutup isolasi panas dapat diletakkan di atas tanah sebelum musim panas tiba untuk mencegah tanah menerima radiasi matahari yang berlebihan.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Nilai dan Aspek Lainnya<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Nilai Hias<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Daun iris berwarna hijau dan subur, dan bentuk bunganya yang besar dan unik menyerupai kupu-kupu warna-warni yang beterbangan. Bunga ini merupakan salah satu bunga penting di taman dan juga merupakan bunga pot yang elegan, bunga potong, dan bunga hamparan bunga. Warna bunganya yang kaya dan bentuk bunganya yang unik membuatnya menjadi bahan yang baik untuk hamparan bunga dan penghijauan halaman. Ini juga dapat digunakan sebagai tanaman penutup tanah, dan beberapa jenis merupakan bahan bunga potong segar yang sangat baik. Di luar negeri, ada kebiasaan membuat parfum dari bunga ini.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Nilai Obat<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Cita Rasa dan Karakteristik<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bersifat dingin, dengan rasa pedas dan pahit.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Fungsi Utama<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Mengaktifkan darah dan menghilangkan stasis, menghalau angin dan menghilangkan kelembaban, detoksifikasi, dan menghilangkan penumpukan makanan. Digunakan untuk cedera akibat jatuh, nyeri rematik, pembengkakan dan nyeri tenggorokan, penumpukan makanan dan perut kembung, serta malaria; penggunaan luar untuk abses, pembengkakan beracun, dan pendarahan luar.<\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>The Iris, also known as the Blue Butterfly, Purple Butterfly, or Flat Bamboo Flower, is a perennial herbaceous plant of the Iris genus, belonging to the Iris family under the Lily order. Its rhizomes are robust, with a diameter of around 1 cm, extending diagonally. The leaves are 15 to 50 cm long and 1.5 [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":5102,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_breakdance_hide_in_design_set":false,"_breakdance_tags":"","footnotes":""},"categories":[20],"tags":[],"class_list":["post-5100","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-species-and-types"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/flowerslib.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5100","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/flowerslib.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/flowerslib.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/flowerslib.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/flowerslib.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=5100"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/flowerslib.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5100\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/flowerslib.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/5102"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/flowerslib.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=5100"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/flowerslib.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=5100"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/flowerslib.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=5100"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}