{"id":10543,"date":"2023-09-12T16:21:13","date_gmt":"2023-09-12T08:21:13","guid":{"rendered":"https:\/\/flowerslib.com\/?p=10543"},"modified":"2023-09-12T16:21:13","modified_gmt":"2023-09-12T08:21:13","slug":"magnolia-liliflora","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/flowerslib.com\/id\/magnolia-liliflora\/","title":{"rendered":"Magnolia liliflora: Tanaman Obat dan Keindahan Taman"},"content":{"rendered":"<p class=\"wp-block-paragraph\">Magnolia liliflora adalah semak daun atau pohon kecil dalam keluarga Magnolia. Kuncupnya lonjong, dan bunganya besar dan berbentuk vas, dengan kelopak luar berwarna ungu atau ungu kemerahan, kelopak bagian dalam hampir putih, dan sepal berwarna ungu kehijauan. Bunga ini mekar antara bulan Februari dan Maret.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Magnolia liliflora digunakan untuk mengobati penyumbatan tenggorokan tulang ikan dan batuk karena kekurangan udara dingin. Bunga magnolia mekar di awal musim semi, dengan bunga yang besar, harum, dan indah, sehingga cocok untuk ditanam di depan halaman atau bergerombol di tepi halaman. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Magnolia liliflora memiliki sejarah budidaya yang panjang dan merupakan salah satu tanaman yang berharga di taman. Kuncupnya sebesar ujung pena, oleh karena itu dijuluki \"pena kayu\".<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">I. Karakteristik morfologi<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1200\" height=\"800\" src=\"https:\/\/flowerslib.com\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/5-55.jpg\" alt=\"Magnolia liliflora\" class=\"wp-image-11759\" srcset=\"https:\/\/flowerslib.com\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/5-55.jpg 1200w, https:\/\/flowerslib.com\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/5-55-600x400.jpg 600w, https:\/\/flowerslib.com\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/5-55-768x512.jpg 768w, https:\/\/flowerslib.com\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/5-55-240x160.jpg 240w\" sizes=\"auto, (max-width: 1200px) 100vw, 1200px\" \/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pohon magnolia dapat tumbuh hingga setinggi 5 meter. Bunga-bunga dengan bangga berdiri di dahan-dahan saat mekar, berwarna putih bersih dan murni. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Saat bunga magnolia mekar terlebih dahulu dan kemudian daunnya tumbuh setelah bunganya layu, pohon ini benar-benar putih saat bunga magnolia mekar, tanpa warna lain, yang menimbulkan kekaguman. The <a class=\"wpil_keyword_link\" href=\"https:\/\/flowerslib.com\/id\/bahasa-bunga\/\"   title=\"bahasa bunga\" data-wpil-keyword-link=\"linked\">bahasa bunga<\/a> magnolia adalah jiwa yang mulia.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Magnolia liliflora adalah pohon atau semak kecil yang meranggas, setinggi 1,5-3m atau lebih tinggi. Kulit kayunya berwarna abu-abu muda kecokelatan; rantingnya ramping, jarang ditumbuhi rambut-rambut ramping, dan cabang-cabang mudanya ditumbuhi rambut-rambut halus yang pendek. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tunas musim dingin berbentuk lonjong atau lonjong, ditutupi dengan rambut pendek berwarna coklat mengkilap. Daunnya tunggal dan berseling; tangkai daun panjangnya 1-4cm; bekas luka bintik adalah setengah dari panjang tangkai daun; helai daun berbentuk lanset atau berbentuk telur terbalik, panjang 6-14cm, lebar 4-10cm, ujungnya runcing atau pendek dan berangsur-angsur runcing, pangkalnya berbentuk baji. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1200\" height=\"800\" src=\"https:\/\/flowerslib.com\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/3-80.jpg\" alt=\"Magnolia liliflora\" class=\"wp-image-11760\" srcset=\"https:\/\/flowerslib.com\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/3-80.jpg 1200w, https:\/\/flowerslib.com\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/3-80-600x400.jpg 600w, https:\/\/flowerslib.com\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/3-80-768x512.jpg 768w, https:\/\/flowerslib.com\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/3-80-240x160.jpg 240w\" sizes=\"auto, (max-width: 1200px) 100vw, 1200px\" \/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bagian atas berwarna hijau tua, tidak berbulu, bagian bawah berwarna abu-abu kehijauan, kecuali di sepanjang urat yang jarang ditutupi bulu, sisanya tidak berbulu. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bunga dan daun mekar bersamaan, tunggal di bagian atas cabang, harum, berbentuk cangkir, diameter sekitar 6cm; bunganya memiliki 9 kelopak, berdaging, putih susu atau merah muda muda sampai merah muda, lanset terbalik atau hampir berbentuk sendok; benang sari banyak, panjang sekitar 1cm, filamen sekitar 4mm, berwarna ungu-merah, ujung kepala sari berwarna kuning; kelompok putik berbentuk lonjong. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tangkai putik memiliki panjang sekitar 5mm. Kepala putiknya tipis dan melengkung. Putik matang lebih awal dari benang sari, tingkat pembuahan alami rendah, dan kemampuan anakan kuat. Ini menggambarkan karakteristik bentuk Magnolia liliflora.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">II. Lingkungan Tumbuh<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tumbuhan ini berasal dari hutan campuran di Cina tengah dan hutan pegunungan, di lereng hutan campuran pada ketinggian 700-1800 meter. Ia menyukai cahaya dan dapat mentolerir sedikit keteduhan. Lebih menyukai iklim yang hangat dan lembab dan tahan terhadap hawa dingin. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tanaman ini menyukai tanah berpasir yang subur, lembab, dan memiliki drainase yang baik, tidak tahan terhadap kekeringan, tidak menyukai alkali, dan tidak tumbuh dengan baik di tanah yang kering, basa, dan tanah liat. Akarnya berdaging dan tidak tahan terhadap banjir.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">III. Metode Perbanyakan<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1200\" height=\"800\" src=\"https:\/\/flowerslib.com\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/1-139.jpg\" alt=\"Magnolia liliflora\" class=\"wp-image-11761\" srcset=\"https:\/\/flowerslib.com\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/1-139.jpg 1200w, https:\/\/flowerslib.com\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/1-139-600x400.jpg 600w, https:\/\/flowerslib.com\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/1-139-768x512.jpg 768w, https:\/\/flowerslib.com\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/1-139-240x160.jpg 240w\" sizes=\"auto, (max-width: 1200px) 100vw, 1200px\" \/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Magnolia sering diperbanyak melalui pelapisan dan pembagian. Terkadang, mereka juga diperbanyak melalui penyemaian. Pembelahan dapat dilakukan pada musim semi dan musim gugur. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tanaman induk dengan cabang yang lebat digali dan ditanam secara terpisah, dengan akar dan cabang pendek dipangkas. Untuk pelapisan, cabang berumur satu atau dua tahun dipilih dan diperbanyak dengan pelapisan gundukan atau pelapisan parit di awal musim semi. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Untuk penyemaian, benih dikumpulkan pada bulan September, disimpan di pasir selama musim dingin, dan disemai pada musim semi berikutnya. Perkecambahan terjadi dalam waktu 20-30 hari setelah disemai. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Manajemen budidaya sederhana; yang penting adalah mencegah kekeringan dan genangan air, serta melakukan pemupukan tepat waktu. Transplantasi dapat dilakukan pada musim gugur atau sebelum berbunga di awal musim semi. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bibit direndam dalam lumpur lumpur, sementara tanaman yang lebih besar harus dipindahkan dengan gumpalan tanah. Pupuk, terutama fosfor dan kalium, harus diberikan sekali sebelum dan sesudah berbunga. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jaga tanah tetap lembab selama musim panas dan musim kemarau. Pangkas cabang yang mati, cabang yang lebat, dan tunas air sebelum tunas baru tumbuh dan setelah berbunga.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Magnolia menyukai cahaya, dengan sedikit toleransi terhadap keteduhan. Mereka lebih menyukai iklim yang hangat, lembab dan tahan terhadap dingin. Mereka tumbuh subur di tanah berpasir yang subur, lembab, dan berdrainase baik. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Mereka tidak toleran terhadap kekeringan, tidak menyukai alkali, dan tumbuh buruk di tanah kering, basa, dan tanah liat. Akarnya yang berdaging rentan terhadap genangan air, memiliki penyembuhan luka yang buruk, dan tidak mudah untuk bertahan hidup setelah transplantasi. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Mereka memiliki kemampuan anakan yang kuat. Magnolia dapat diperbanyak melalui pembagian, pelapisan, dan pemotongan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Transplantasi magnolia paling baik dilakukan sebelum berbunga di musim semi atau setelah daun rontok di musim gugur. Bibit muda dan berukuran sedang perlu dipindahkan dengan tanah asli, sedangkan bibit yang lebih besar harus dipindahkan dengan gumpalan tanah. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Magnolia lebih menyukai kondisi yang subur. Berikan kompos matang sebagai pupuk dasar pada bulan Oktober atau November setiap tahun. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Setelah berbunga dan selama periode tunas bertunas dan bercabang, berikan 2-3 dosis pupuk nitrogen yang bekerja cepat, tutupi akar selama kekeringan, dan siram dengan tepat. Tahun berikutnya, nantikan bunga dan daun yang subur.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Agar magnolia tumbuh menjadi bentuk pohon, perlu dilakukan anakan, tunas, dan pemangkasan. Busuk akar, tungau laba-laba merah, dan penggerek harus dikontrol secara tepat waktu.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">IV. Teknik Budidaya<\/h2>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Pemeliharaan<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Magnolia menyukai cahaya, memiliki toleransi dingin yang baik, tetapi tidak tahan terhadap kekeringan. Mereka membutuhkan tanah berpasir yang subur dan tidak tahan terhadap alkalinitas. Mereka rentan terhadap genangan air. Bunga magnolia menyukai iklim yang lembab, semi teduh, tanah subur dengan permeabilitas yang baik. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pupuk organik seperti tepung tulang dan pupuk kue harus diberikan dengan menggali lubang di musim dingin. Magnolia memiliki ketahanan yang kuat terhadap suhu dingin, tetapi hindari kekeringan dan genangan air. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pastikan pasokan air yang stabil, semprotkan air secara teratur pada daun untuk meningkatkan kelembapan udara, sehingga mencegah daun menguning dan rontok.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">V. Pengendalian Hama dan Penyakit<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Serangga kutu sisik lilin terutama menyebabkan kerusakan pada tanaman berbunga, dengan berbagai macam inang dan kerusakan yang meluas. Serangga betina dewasa dan larva sering berkumpul di kuncup, daun, cabang, dan batang, menghisap getah. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pada kasus yang parah, mereka dapat menutupi seluruh cabang, menyebabkan daun menguning, pucuk memendek dan berubah bentuk, daun rontok, cabang layu, dan pada beberapa kasus, seluruh tanaman mati. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Serangan ini juga dapat menyebabkan penyakit jamur jelaga, menyebabkan daun menjadi gelap dan menghalangi fotosintesis, sehingga mempengaruhi vitalitas pohon dan mengurangi nilai hiasnya. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Nimfa instar pertama dan kedua mengeluarkan sejumlah besar embun madu saat mereka makan, yang merupakan penyebab utama penyakit jamur jelaga. Serangga betina dewasa sering menempel di tempat dan tidak bisa bergerak.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Metode Pengendalian:<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tindakan silvikultur: Buang tanaman yang terinfeksi hama dan pangkas cabang-cabang yang terserang serangga, lalu segera pindahkan dari lahan untuk dibakar.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pengendalian biologis: Melindungi dan memperkenalkan kepik Australia, kepik merah besar dan kecil.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kontrol kimiawi: Semprotkan campuran Bordeaux 1-3 derajat selama dormansi; gunakan konsentrat yang dapat diemulsikan phoxim 40% 1000 kali ditambah bubuk pirimiphos-metil yang dapat dibasahi 10% 1500 kali selama periode penetasan nimfa. Saat dewasa, gunakan 800-1000 kali pembunuh kutu putih atau emulsi pembunuh cepat 40% 1500 kali disemprotkan secara merata. Saat menyemprot, tambahkan solar dalam jumlah yang tepat untuk meningkatkan permeabilitasnya, dan semprotan harus menyeluruh dan seragam. Pembunuh kutu putih sangat efektif melawan serangga sisik.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">VI. Nilai Utama<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Magnolia adalah tanaman hias berbunga yang terkenal di awal musim semi. Di awal musim semi, saat pohon ini mekar penuh dengan bunga-bunga berwarna merah keunguan, pohon ini menyajikan penampilan sederhana yang elegan dengan pesona yang unik. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sangat cocok untuk ditanam di depan aula dan di belakang halaman di taman klasik, serta untuk penanaman tunggal atau tersebar di halaman kecil. Kuncup bunganya dapat digunakan dalam pengobatan herbal, yang dikenal sebagai \"xinyi\".<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">VII. Kultur Tanaman<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Bahasa Bunga<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Melambangkan semangat yang mulia, ini adalah hadiah yang tepat untuk Hari Guru. Bunga ini diperkenalkan ke Eropa pada abad ke-17 (dan ke Inggris pada tahun 1790). Karena bunganya yang besar dan indah, bunga ini menjadi sangat populer di Eropa dan Amerika. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sebuah Perkumpulan Magnolia eksklusif didirikan di Amerika Serikat, yang telah membudidayakan beragam varietas hortikultura yang kaya dan beragam.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">VIII. Perbedaan dari Yulan Magnolia<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Berbagai Nama Samaran<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Magnolia Yulan memiliki nama lain seperti Yushu, Wangchun, Bai Yulan, Yingchun, Yingchun, dan Yutangchun.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Magnolia (juga dikenal sebagai Xin Yi) memiliki nama-nama alternatif seperti Linlan, Guilan, Dulan, Mulin, Mubi, Huangxin, Ziyulan, dan Nu Lang Hua.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Nama \"Magnolia\" masih memiliki divisi dan persatuan di zaman modern. Dalam catatan botani, Yulan dan Xin Yi sering dibedakan, atau Yulan dan Magnolia dibedakan, dan Magnolia juga dikenal sebagai Xin Yi \/ Ziyulan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Perbedaan Botani<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Yulan Magnolia adalah pohon yang tinggi, sedangkan Xin Yi adalah semak atau pohon kecil.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kelopak dan kelopak bunga Yulan Magnolia sering kali tidak dapat dibedakan, biasanya berjumlah 9, dan beberapa varian hortikultura memiliki sebanyak 12-15; sebaliknya, kelopak dan kelopak bunga Xin Yi jelas berbeda dengan 3 kelopak bunga yang biasanya berbentuk lanset hijau, dan 6 kelopak bunga berwarna ungu di bagian luar dan putih di bagian dalam.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Periode mekar Yulan Magnolia lebih awal daripada Xin Yi, namun, periode berbunga bervariasi tergantung pada wilayah dan tidak dapat hanya diandalkan untuk identifikasi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Salah satu jenis Yulan Magnolia dan Magnolia tumbuh di selatan, merupakan pohon cemara, memiliki bunga kecil, dan aroma yang kaya. Jenis lainnya tumbuh di Jiangnan atau utara, menghasilkan bunga besar, tidak terlalu harum, mekar lebih dulu, kemudian menumbuhkan daun setelah bunganya gugur.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">IX. Asal Tanaman Obat<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kuncup bunga dari tanaman Magnoliaceae, yaitu Tianmu Magnolia, Tiannu Magnolia, dan Huangshan Magnolia, digunakan sebagai bahan obat.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Magnolia Tianmu adalah pohon yang meranggas, dengan tinggi 8-12 meter. Kulit kayunya berwarna abu-abu atau putih keabu-abuan, dengan celah memanjang. Rantingnya tipis, dengan sentuhan warna ungu; kuncup ujungnya ditutupi dengan rambut halus berwarna putih. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Daunnya berseling; tangkai daunnya sekitar 0,5-2cm. Bilah daun berbentuk lanset-lanset miring, bulat telur bulat telur miring hingga elips, panjang 7-15cm, lebar 2-7,5cm, dengan ujung pendek yang tajam atau meruncing, pangkal berbentuk baji, seringkali agak miring di satu sisi, dengan seluruh tepi, dan bulu-bulu yang jarang di sepanjang urat di bagian belakang. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bunganya mekar sebelum daun, secara tunggal di ujung cabang; berbentuk cangkir, harum, dengan diameter sekitar 6cm. Bunganya memiliki 9 tepal, berdaging, putih susu atau merah muda; benang sari banyak, panjang 9-10mm, ikat antera menonjol ke titik pendek, filamen berwarna ungu-merah; putik mengelompok menjadi bentuk silinder, panjangnya sekitar 2cm, dengan gaya lurus. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Buah agregat berbentuk silinder, panjang 4-6cm, sering kali melengkung karena keterbelakangan beberapa karpel. Buah mericarp berbentuk bulat pipih, dengan permukaan bergelombang. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bijinya berbentuk bulat pipih tidak beraturan, dengan kulit biji bagian luar yang berdaging, berwarna merah tua. Periode berbunga dari April hingga Mei, periode berbuah dari September hingga Oktober.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Magnolia Tiannu adalah pohon atau semak kecil yang meranggas, setinggi 1,5-3m atau lebih tinggi. Kulit kayunya berwarna abu-abu pucat kecokelatan; rantingnya ramping, jarang ditumbuhi rambut tipis panjang, dan cabang-cabang mudanya tertutup rapat dengan rambut-rambut pendek yang lembut. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tunas musim dingin berbentuk elips atau lonjong, ditutupi dengan rambut pendek berwarna coklat mengkilap. Daunnya berseling; tangkai daun memiliki panjang 1-4cm; bekas luka bintik adalah setengah dari panjang tangkai daun; bilah daun berbentuk lanset-elips atau bulat telur-bulat telur miring, panjang 6-14cm, lebar 4-10cm, dengan ujung lancip atau meruncing pendek, pangkal berbentuk baji, hijau tua di bagian atas, tidak berbulu, abu-abu kehijauan di bawah, dengan bulu-bulu yang jarang di sepanjang urat, jika tidak berbulu. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bunga dan daunnya mekar pada saat yang sama, tunggal di ujung cabang, harum, berbentuk cangkir, dengan diameter sekitar 6cm.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"> Bunganya memiliki 9 kelopak, berdaging, putih susu atau merah muda muda hingga merah muda, lanset miring atau hampir berbentuk sendok; banyak benang sari, panjang sekitar 1cm, filamen sekitar 4mm, ungu-merah, ikat kepala sari runcing dan kuning di ujungnya; putik berkelompok menjadi bentuk elips. Tangkai putik memiliki panjang sekitar 5mm. Gayanya tipis dan melengkung.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Magnolia Huangshan adalah pohon yang meranggas, setinggi 6-10m. Kulit kayunya berwarna putih keabu-abuan, hampir halus. Rantingnya berwarna coklat pucat, awalnya berbulu, kemudian menjadi tidak berbulu. Kuncup terminal berbentuk bulat telur, ditutupi dengan rambut halus berwarna kuning pucat. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Daunnya berseling; tangkai daun memiliki panjang 1-2,5cm; bilah daun berbentuk lanset miring, elips miring, atau elips miring-bulat telur miring, panjang 6-14cm, lebar 3-7cm, dengan ujung bulat runcing atau tumpul halus, jarang berekor tumpul runcing pendek, pangkal berbentuk baji, seluruh tepi, hijau tua di bagian atas, tidak berbulu, hijau pucat di bagian bawah, ditutupi dengan bulu-bulu pendek yang sangat halus, dengan 7-10 pasang urat menyirip di bagian samping. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bunganya berwarna putih, mekar sebelum daun, tangkai bunga tebal dan panjang, tegak, panjang 1-1,5 cm, ditutupi rambut halus berwarna kuning pucat; bunganya memiliki 9 kelopak, 3 kelopak bagian luar lebih kecil, berselaput, seperti sepal, dua kelopak bagian dalam berwarna putih, dengan pangkal berwarna merah; banyak benang sari, bulat telur silindris; banyak karpel, masing-masing karpel dengan 2 bakal biji. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Buah agregat berbentuk silinder, panjang 5-8cm, diameter 1,8-2,5cm, menggantung ke bawah, hijau saat muda, agak ungu-merah, ungu tua-hitam saat matang, tangkai buah sekitar 1cm, ditutupi dengan bulu-bulu halus berwarna kuning. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Periode berbunga dari Mei hingga Juni, periode berbuah dari Agustus hingga September.<\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Magnolia liliflora is a deciduous shrub or small tree in the Magnolia family. The bud is oval, and the flower is large and vase-shaped, with the outer petals being purple or reddish-purple, the inner petals being nearly white, and the sepals being purple-green. It blooms between February and March. Magnolia liliflora is used to treat [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":11758,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_breakdance_hide_in_design_set":false,"_breakdance_tags":"","footnotes":""},"categories":[20],"tags":[],"class_list":["post-10543","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-species-and-types"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/flowerslib.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10543","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/flowerslib.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/flowerslib.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/flowerslib.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/flowerslib.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=10543"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/flowerslib.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10543\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/flowerslib.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/11758"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/flowerslib.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=10543"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/flowerslib.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=10543"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/flowerslib.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=10543"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}