{"id":10049,"date":"2024-08-13T16:11:35","date_gmt":"2024-08-13T08:11:35","guid":{"rendered":"https:\/\/flowerslib.com\/?p=10049"},"modified":"2024-08-13T16:11:42","modified_gmt":"2024-08-13T08:11:42","slug":"nelumbo-nucifera-qian-ban-lian","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/flowerslib.com\/id\/nelumbo-nucifera-qian-ban-lian\/","title":{"rendered":"Teratai Nelumbo nucifera 'Qian Ban Lian': Keindahan Seribu Kelopak Bunga"},"content":{"rendered":"<p class=\"wp-block-paragraph\">Nelumbo nucifera 'Qian Ban Lian', umumnya dikenal sebagai Teratai Kelopak Seribu, adalah kultivar teratai suci yang luar biasa. Meskipun struktur vegetatifnya menyerupai tanaman teratai pada umumnya, morfologi bunganya benar-benar luar biasa, dengan jumlah kelopak bunga yang luar biasa-seringkali melebihi 1.000 kelopak bunga.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kultivar ini memiliki susunan kelopak bunga yang khas, dengan kelopak bunga yang lebih besar di pinggiran yang secara bertahap mengecil ke arah tengah, menciptakan struktur seperti kubah yang berlapis-lapis. Formasi unik ini adalah asal mula dari namanya yang menggugah, 'Thousand Petal Lotus'. Periode mekarnya bertepatan dengan puncak musim panas, biasanya berlangsung selama hampir tiga bulan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Perkembangan warna bunga ini khususnya patut dicatat. Pada awalnya, kelopak bunga menampilkan rona ungu-merah tua, yang secara bertahap berubah seiring mekarnya bunga. Saat bunga bertransisi ke warna merah jambu, bunga ini memulai fase penuaannya, sehingga menjadikannya varietas hias yang istimewa dan spesimen yang berharga di antara para penggemar teratai.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">I. Pengantar Dasar<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1200\" height=\"800\" src=\"https:\/\/flowerslib.com\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/2-235.jpg\" alt=\"Nelumbo nucifera &#039;Qian Ban Lian&#039;\" class=\"wp-image-12503\" srcset=\"https:\/\/flowerslib.com\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/2-235.jpg 1200w, https:\/\/flowerslib.com\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/2-235-600x400.jpg 600w, https:\/\/flowerslib.com\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/2-235-768x512.jpg 768w, https:\/\/flowerslib.com\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/2-235-240x160.jpg 240w\" sizes=\"auto, (max-width: 1200px) 100vw, 1200px\" \/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Seribu Kelopak Teratai dibedakan oleh transformasi petaloid lengkap dari benang sari, wadah, dan karpel, sehingga menghasilkan bentuk bunga ganda sepenuhnya. Kuncup bunga menunjukkan bentuk seperti buah persik yang khas, dengan gradien ukuran kelopak bunga dari bagian luar ke bagian dalam. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dalam kondisi optimal, satu bunga dapat menghasilkan antara 1.500 hingga 3.000 kelopak bunga, sehingga meningkatkan nilai hiasnya secara signifikan. Faktor lingkungan dan variasi musim dapat mempengaruhi jumlah jantung bunga yang dihasilkan, mulai dari 1 hingga 6 per tanaman. Bunga yang sudah matang dapat mencapai berat 0,5 hingga 0,7 kg.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Budidaya Teratai Kelopak Seribu biasanya dilakukan di lingkungan air seperti kolam atau sawah yang tergenang. Tanaman ini tidak hanya berfungsi sebagai tanaman hias, tetapi juga memiliki nilai ekonomi untuk rimpang yang dapat dimakan (akar teratai). Dipanen pada musim gugur dan musim dingin, hasil panen akar teratai dapat mencapai 1.000 hingga 1.250 kg per 667 meter persegi dalam kondisi yang menguntungkan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pengamatan morfologi menunjukkan bahwa kultivar lokal Teratai Kelopak Seribu mencapai ketinggian 140 hingga 160 cm, dengan daun yang relatif besar. Struktur rimpang biasanya terdiri dari 3 hingga 4 simpul, dengan simpul ketiga yang paling menonjol, berukuran panjang 20 hingga 25 cm dan diameter 5,5 hingga 6 cm, menampilkan bentuk memanjang. Meskipun sebagian besar bunga mengembangkan satu jantung, beberapa spesimen dapat menghasilkan dua jantung.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Karakteristik utama meliputi:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Transformasi petaloid lengkap dari struktur reproduksi<\/li>\n\n\n\n<li>Tinggi tanaman 150 hingga 160 cm dalam kondisi asli<\/li>\n\n\n\n<li>Sebagian besar bunga dengan jantung tunggal, dengan sesekali spesimen jantung ganda<\/li>\n\n\n\n<li>Jumlah kelopak mulai dari 1.000 hingga 1.500<\/li>\n\n\n\n<li>Bagian rimpang yang ramping dengan 3 sampai 4 ruas dan kandungan serat yang tinggi<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ketika diperkenalkan pada kondisi iklim yang berbeda, seperti di Wuhan, tanaman ini menunjukkan kemampuan beradaptasi yang luar biasa. Di lingkungan ini, tanaman ini dapat mencapai ketinggian 180 hingga 200 cm. Periode pembungaan bergeser ke bulan Juli dan Agustus, dengan kecenderungan menghasilkan 2 hingga 3 kuntum per bunga, dan sesekali spesimen berkembang hingga 5 atau 6 kuntum. Struktur rimpang tetap serupa, tetapi dengan proporsi yang lebih tinggi (hingga 37%) akar yang mengembangkan 5 atau lebih simpul. Hasil panen tetap konsisten sekitar 1.000 kg per 667 meter persegi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Analisis nutrisi akar teratai segar dari kultivar ini menunjukkan kandungan yang lebih unggul dibandingkan dengan varietas yang dipromosikan dan varietas lokal:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>21,75% bahan kering<\/li>\n\n\n\n<li>1.26% pati<\/li>\n\n\n\n<li>0,551 proteinTP3T<\/li>\n\n\n\n<li>633,7 mg vitamin C<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">II. Metode Budidaya<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Siklus budidaya Teratai Kelopak Seribu dimulai setiap tahun setelah awal musim semi. Stek rimpang ditanam di sawah yang rata sebelum penaburan bibit padi. Waktu ini memungkinkan pertumbuhan dan pertumbuhan awal yang sinkron dengan tanaman padi. Setelah penanaman padi, tanaman teratai dengan cepat tumbuh dengan sendirinya, dan akhirnya menutupi seluruh area sawah.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Perkembangan bunga dari kultivar ini sangat menarik. Kuncup bunga awal muncul dalam bentuk gelendong yang khas, terbungkus kelopak luar berwarna hijau. Saat kuncup berkembang, kuncup ini mengalami transformasi morfologi, membengkak di bagian tengah dan bawah hingga berbentuk runcing seperti buah persik. Kelopak hijau terluar akan luruh secara berurutan, menampakkan kelopak merah jambu di bawahnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Karakteristik unik dari kultivar ini adalah bunganya tidak pernah terbuka sepenuhnya dalam pengertian tradisional. Sebaliknya, mereka mempertahankan penampilan semi tertutup seperti kuncup sepanjang hidupnya. Kelopak bunganya sedikit mengendur dan dapat rontok dalam jumlah kecil, tetapi struktur keseluruhannya tetap utuh sampai penuaan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Struktur bunga yang unik ini telah memunculkan permainan anak-anak tradisional. Para penggemar muda sering mencoba untuk \"membaca\" bunga dengan membuka kelopak bunga secara perlahan satu per satu. Proses ini terus berlanjut hingga mencapai kelopak bunga yang bergerombol di bagian tengah, yang tetap mengelompok rapat.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Penting untuk dicatat bahwa kultivar ini tidak mengembangkan polong teratai konvensional, dan akibatnya tidak menghasilkan biji. Kemandulan ini merupakan ciri umum pada banyak kultivar yang berbunga ganda, di mana struktur reproduksinya telah sepenuhnya berubah menjadi kelopak bunga.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Hiburan populer lainnya adalah menggunakan kelopak luar yang besar untuk permainan yang menghasilkan bunyi. Anak-anak meletakkan kelopak cekung di atas lingkaran yang dibentuk oleh ibu jari dan jari telunjuk mereka, kemudian memukulnya dengan telapak tangan untuk menciptakan suara letupan. Permainan ini sering kali berkembang menjadi sebuah kompetisi, dengan para peserta berlomba-lomba menciptakan lubang terbesar dan suara paling keras.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Permainan tradisional ini tidak hanya memberikan hiburan tetapi juga menumbuhkan apresiasi sejak dini terhadap kualitas unik dari kultivar teratai yang luar biasa ini, memadukan minat hortikultura dengan praktik budaya.<\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>The Nelumbo nucifera &#8216;Qian Ban Lian&#8217;, commonly known as the Thousand Petal Lotus, is an extraordinary cultivar of the sacred lotus. While its vegetative structures resemble those of typical lotus plants, its floral morphology is truly remarkable, boasting an exceptional number of petals\u2014often exceeding 1,000 per flower. This cultivar exhibits a distinctive petal arrangement, with [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":12506,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_breakdance_hide_in_design_set":false,"_breakdance_tags":"","footnotes":""},"categories":[20],"tags":[],"class_list":["post-10049","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-species-and-types"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/flowerslib.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10049","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/flowerslib.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/flowerslib.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/flowerslib.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/flowerslib.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=10049"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/flowerslib.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10049\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/flowerslib.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/12506"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/flowerslib.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=10049"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/flowerslib.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=10049"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/flowerslib.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=10049"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}