Bunga persik, bunga dari pohon persik (Prunus persica), termasuk dalam keluarga Rosaceae. Pohon persik dicirikan oleh daunnya yang berbentuk elips-lanset dan buah berbiji yang hampir berbentuk bola.
Ada dua jenis utama: persik buah, yang ditanam untuk diambil buahnya yang dapat dimakan, dan persik hias, yang dibudidayakan karena keindahan bunganya. Berasal dari Cina bagian tengah dan utara, pohon persik sekarang banyak dibudidayakan di daerah beriklim sedang di seluruh dunia, terutama diperbanyak melalui teknik pencangkokan.
Pohon persik meranggas, mencapai ketinggian 3-10 meter. Daunnya berbentuk elips-lanset hingga bulat telur-lanset, dengan tepi bergerigi halus dan permukaan halus. Tangkai daunnya memiliki panjang 1-2 cm, sering kali memiliki satu hingga beberapa kelenjar.
Bunganya biasanya muncul sendiri-sendiri, mekar saat daunnya terbuka. Diameternya 2,5-3,5 cm dan memiliki batang yang pendek. Kelopaknya terdiri dari 5 sepal yang menyatu di pangkalnya, membentuk tabung pendek dan gundul.
Bunga persik hadir dalam berbagai warna, termasuk putih, merah muda, dan merah, dan dapat berbentuk tunggal, semi-ganda, atau berkelopak ganda. Bunga ini biasanya mekar dari bulan Maret hingga April, tergantung pada iklim dan varietasnya.
Batang pohonnya berwarna abu-abu kecoklatan dengan tekstur kasar dan lentisel yang terlihat. Ranting muda berwarna merah-coklat atau coklat-hijau dan halus.
Buahnya berbiji, hampir bulat, dengan warna kuning kehijauan dan ditutupi dengan rambut-rambut pendek seperti beludru. Waktu pematangan bervariasi menurut kultivar, biasanya terjadi dari bulan Juni hingga September.
Pohon persik tumbuh subur di bawah sinar matahari penuh dan membutuhkan sirkulasi udara yang baik. Mereka lebih menyukai tanah yang dikeringkan dengan baik, sedikit asam hingga netral (pH 6.0-7.0) dan relatif tahan terhadap kekeringan setelah tumbuh. Namun, mereka sangat rentan terhadap genangan air, yang dapat menyebabkan daun rontok atau kematian pohon jika bertahan selama 3-5 hari.
Pohon-pohon ini tahan dingin dan dapat bertahan dalam kondisi musim dingin di Cina Timur dan Utara. Mereka tumbuh paling baik di tanah yang ringan dan lempung dengan tingkat kelembapan sedang. Pohon persik tidak toleran terhadap tanah alkali atau tanah liat yang berat.
Meskipun dapat beradaptasi dengan berbagai jenis pemupukan, pohon persik memiliki pertumbuhan dan kebiasaan bercabang yang lebih kuat dibandingkan dengan plum. Namun, mereka memiliki umur yang lebih pendek, biasanya menurun setelah sekitar 20 tahun. Dengan perawatan yang tepat, pohon persik dapat hidup rata-rata 20-40 tahun.
Pohon persik dewasa sebelum waktunya, sering berbunga dan berbuah dalam waktu 1-2 tahun setelah penyambungan. Mereka mencapai puncak produksi pada usia 3-5 tahun. Pohon yang tumbuh cepat ini dapat menghasilkan 2-4 kali pertumbuhan setiap tahunnya.
Pohon-pohon ini mengembangkan sistem perakaran yang luas, terutama akar serabut yang halus, yang memudahkan pemindahan. Kuncup bunga terbentuk dalam kelompok 1-3 per nodus, dengan perkembangan batang yang minimal. Bunga dan daun muncul hampir bersamaan, meskipun daun mengembang sepenuhnya setelah berbunga.
Sebagian besar varietas persik menghasilkan bunga dan buah terutama pada cabang yang berbuah panjang. Namun, beberapa kultivar, seperti "Shouxing Peach", sebagian besar berbunga dan berbuah pada cabang berbuah pendek dan sedang.
Di bagian tengah dan bawah Cina Timur dan Utara, bunga persik biasanya muncul pada pertengahan hingga akhir Maret, dengan pematangan buah terjadi pada bulan Juni hingga September, tergantung pada varietas dan kondisi iklim setempat.

Dalam budaya Tiongkok, bunga persik sangat terkait dengan cinta dan romantisme. Ungkapan "keberuntungan bunga persik" mengacu pada kemampuan bunga yang dianggap membawa peluang romantis. Oleh karena itu, makna simbolis atau "bahasa bunga" dari bunga persik sering diartikan sebagai "tawanan cinta" atau "daya tarik romantis."
Varietas bunga persik menampilkan beragam warna, susunan kelopak bunga, dan kebiasaan tumbuhnya. Beberapa varietas yang terkenal termasuk:
Varietas terkenal lainnya termasuk Persik Shouxing, Persik Daun Ungu, Persik Bi Putih, Merah Muda Tunggal, Pinxia, Persik Lima Harta Karun, Merah Zhao Shou, Cabang Menangis Sepal Hijau, Persik Dua Warna, Persik Krisan, dan Persik Merah.

Bunga persik (Prunus persica) dan bunga plum (Prunus mume) dapat dibedakan berdasarkan beberapa karakteristik utama:
Dengan mengamati perbedaan waktu, penampilan, dan kebiasaan pertumbuhan ini, orang dapat lebih mudah membedakan antara bunga persik dan plum di taman dan lanskap.