Malvaviscus arboreus, umumnya dikenal sebagai Topi Turki, adalah semak cemara. Bentuknya menyerupai kembang sepatu merah, berdiri setinggi 30-60 cm dengan bunga merah cerah yang khas. Bunga ini mekar sepanjang tahun dengan berlimpah.
Topi Turki sangat hangat, tumbuh subur dalam kondisi hangat, lembab, dan cerah. Tanaman ini berasal dari daerah Meksiko hingga Peru dan Brasil, tetapi sekarang tumbuh di daerah tropis dan subtropis di seluruh dunia, termasuk di Cina bagian selatan di mana tanaman ini sering ditemukan di alam liar.
Tanaman ini juga biasa ditanam di halaman di bagian selatan Cina. Topi Turki, dengan bentuknya yang seperti lonceng, sangat indah dan menawan, menjadikannya pilihan utama untuk tanaman dalam pot.

Semak hijau ini menyerupai kembang sepatu merah, tetapi daunnya lebih sempit dan berwarna hijau tua. Tidak seperti spesies kembang sepatu lainnya, bunganya tidak pernah terbuka sepenuhnya.
Kelopak bunga berwarna merah cerah melengkung membentuk spiral, menciptakan bentuk seperti bunga yang bergelung. Putik dan benang sari yang panjang menonjol di luar kelopak bunga. Daunnya berbentuk hati, dengan dua lobus dangkal atau bersudut.
Bunganya menggantung ke bawah. Daunnya bertangkai, tersusun bergantian, dan bergerombol di ujung batang. Bentuknya lonjong, meruncing di bagian ujung, dengan tepi bergerigi kasar.
Urat daun utama adalah palmate, dengan lima sampai tujuh urat. Warnanya hijau dan muncul sepanjang tahun, terutama dari bulan Maret hingga Agustus.

Topi Turki sering tumbuh liar di daerah tropis dan subtropis di Asia dan Afrika, dan umumnya ditanam di halaman di Cina selatan. Tanaman ini tidak menyukai jenis tanah tertentu dan dapat mentolerir kelembapan.
Bunga ini mekar sepanjang tahun, tetapi tidak terlalu mekar di musim dingin. Topi Turki kuat, lebih menyukai lingkungan yang hangat, lembab, dan cerah. Bunga ini tahan panas, tahan kekeringan, dan tumbuh subur di tanah yang kurang subur.
Namun, tidak tahan terhadap embun beku atau naungan yang lebat, dan tidak menyukai kondisi yang tergenang air. Tumbuh dengan cepat di tanah yang subur, gembur, berdrainase baik, dan sedikit asam. Suhu di musim dingin tidak boleh turun di bawah 8℃.
Tanah harus dijaga agar tetap lembab di musim panas, dan meskipun menikmati sinar matahari, ia membutuhkan perlindungan dari paparan sinar matahari yang ekstrim. Tanaman ini juga merespons pemangkasan dengan baik.

Topi Turki berasal dari Meksiko, Peru, dan Brasil di Amerika Selatan. Sekarang dapat ditemukan di daerah tropis dan subtropis di seluruh dunia.

Abutilon, yang indah dan selalu berbunga, mudah dibudidayakan, menjadikannya tanaman hias yang berharga. Semak hijau ini sangat mudah beradaptasi dengan bunganya yang berwarna merah cerah dan unik, mekar sepanjang tahun di daerah tropis.
Tidak hanya cocok untuk taman, ruang hijau, dan sebagai pendamping pohon di pinggir jalan, tetapi juga dapat ditanam di hamparan bunga, pagar tanaman atau secara alami. Bisa juga dibentuk dan dipot untuk tujuan hias. Di Nanjing, sering disimpan sebagai tanaman pot dalam ruangan.

Abutilon memiliki kemampuan untuk menyerap asap dan memurnikan gas berbahaya, sehingga cocok untuk menghijaukan area polusi industri dan pertambangan.
The bahasa bunga dari Abutilon adalah: penuh dengan bakat.