Elaeocarpus rugosus, umumnya dikenal sebagai Elaeocarpus Berbuah Kasar, adalah spesies pohon yang luar biasa yang termasuk dalam keluarga Elaeocarpaceae. Pohon megah yang berasal dari berbagai wilayah di Asia ini menawarkan keindahan estetika dan kepentingan ekologis.

Elaeocarpus rugosus adalah pohon besar, mencapai ketinggian hingga 30 meter. Ciri khasnya meliputi:
Ranting: Kuat dan silindris, tebal 6-11 mm, dengan bekas luka daun dan tangkai bunga yang menonjol. Mereka ditutupi dengan tomentum coklat karat dan berwarna coklat.
Daun: Berbuku-buku atau berkulit tipis, bergerombol di ujung cabang. Bentuknya bervariasi dari lonjong-lanset hingga berbentuk biola atau lonjong-elips, dengan panjang (14-)18-30(-45) cm dan lebar 6-11(-16) cm. Daunnya memiliki ujung runcing, bulat, atau sedikit menjorok ke dalam, dengan pangkal cuneate dan gigi tumpul yang dangkal di sepanjang tepinya.
Venation: 16-18 vena lateral, dengan permukaan atas menunjukkan vena sentral dan lateral yang rata dan jaringan yang mencolok. Bagian bawah memiliki vena sentral, lateral, dan jaringan yang menonjol.
Tangkai daun: Bagian atas bengkok secara khas, panjang 1-2,6 cm dan tebal 3 mm, awalnya ditutupi dengan bulu-bulu berwarna kuning karat.
Perbungaan: Rumpun yang lebat tumbuh di ketiak daun yang gugur dan yang sedang tumbuh, menghasilkan 8-10 bunga besar. Kuncup bunga, tangkai bunga, dan tangkai perbungaan tertutup rapat dengan tomentum berwarna karat.
Bunga:
Buah: Buah berbiji berbentuk bulat telur, panjangnya sekitar 3,5 cm dan diameter 2-2,5 cm. Pericarp luarnya seperti tepung, sedangkan permukaan pericarp bagian dalam memiliki tonjolan nodular yang menonjol. Batu ini berbentuk pipih dengan dua sisi yang berbeda, berisi satu ruang dan satu biji.
Elaeocarpus rugosus ditemukan di berbagai negara Asia, termasuk:
Tumbuh subur di hutan berdaun lebar yang selalu hijau di lembah dan jurang pada ketinggian antara 500-800 meter. Spesies ini lebih menyukai kondisi yang hangat dan lembab serta tanah kuning asam yang dikeringkan dengan baik.
Perbanyakan Elaeocarpus rugosus dapat dilakukan melalui dua metode utama:
Saat memindahkan bibit yang lebih besar, pangkas beberapa cabang dan daun untuk mengurangi penguapan air dan mendorong pemulihan dan pertumbuhan.
Elaeocarpus rugosus sangat dihargai karena kualitas hiasnya:
1. Daya tarik estetika: Pohon ini membentuk mahkota yang megah, seperti pagoda dari atas ke bawah.
2. Tampilan bunga: Selama mekar (Maret), pohon ini dihiasi dengan lapisan bunga putih seperti rumbai-rumbai yang bergoyang tertiup angin.
3. Aroma: Bunga-bunga memancarkan aroma yang lembut dan menyenangkan.
4. Minat arsitektur: Pohon dewasa mengembangkan akar penopang yang mengesankan di pangkalnya.
5. Aplikasi lansekap serbaguna:
Elaeocarpus rugosus terdaftar sebagai Rentan (Vulnerable, VU) dalam Daftar Merah Spesies Terancam IUCN (versi 3.1, 1998). Status ini menunjukkan bahwa spesies ini menghadapi risiko kepunahan yang tinggi di alam liar dalam jangka waktu menengah.
Upaya konservasi sangat penting untuk memastikan kelangsungan hidup spesies pohon yang indah dan penting secara ekologis ini. Upaya-upaya tersebut dapat mencakup perlindungan habitat, praktik pemanenan yang berkelanjutan, dan konservasi ex-situ melalui penanaman di kebun raya dan arboreta.
Kesimpulannya, Elaeocarpus rugosus adalah spesies pohon luar biasa yang memadukan keindahan hias dengan makna ekologis. Pelestariannya sangat penting tidak hanya untuk menjaga keanekaragaman hayati tetapi juga untuk melestarikan sumber daya yang berharga untuk hortikultura dan lansekap perkotaan.