Cerasus subhirtellavarian di bawah genus ceri dari keluarga Rosaceae, adalah pohon yang tumbuh setinggi 3 hingga 10 meter. Kulit kayunya berwarna abu-abu kecokelatan.
Ranting mudanya berwarna abu-abu, cabang-cabangnya yang lembut berwarna hijau dan tertutup rapat dengan rambut lembut berwarna putih. Tunas musim dinginnya berbentuk bulat telur, dengan rambut jarang di ujung sisik. Daunnya berkisar dari bulat telur hingga lonjong bulat telur, berukuran panjang 3-6 cm dan lebar 1,5-3 cm.
Ujung daunnya berangsur-angsur runcing, pangkalnya melebar, dan tepinya memiliki gerigi halus dan gerigi ganda.
Permukaan atas berwarna hijau tua, tidak berambut atau dengan rambut lembut yang jarang di pelepah, sedangkan bagian bawah berwarna hijau pucat dengan rambut putih, jarang, dan lembut, terutama lebat di sepanjang urat.

Urat lateral hampir sejajar, dengan 10-14 pasang. Tangkai daun memiliki panjang 5-8 mm dan ditutupi dengan rambut halus berwarna putih. Bintik-bintiknya berwarna coklat, sangat sempit, linier, lebih pendek dari tangkai daun, dan memiliki gigi kelenjar yang jarang di tepinya.
Juga dikenal sebagai Ceri Sutra, Ceri Menangis, atau Ceri Berbunga Ganda. Pohon besar yang meranggas ini tumbuh setinggi 25 meter. Cabang-cabang utama tumbuh secara horizontal, sementara cabang-cabang yang lebih kecil tumbuh tegak atau terkulai.
Daunnya berseling dengan tangkai, berbentuk lonjong memanjang, ujungnya runcing, pangkalnya berbentuk baji, dengan tepi bergerigi tajam, berukuran panjang 4-9 cm dan lebar 2-4 cm.
Baik daun muda maupun daun dewasa memiliki bulu-bulu halus. Dari akhir Maret hingga awal April, daunnya muncul lebih awal daripada bunganya. Bunganya berwarna merah muda pucat hingga putih dan membentuk tandan berbentuk payung.
Tangkai bunganya panjang, dan sepal serta putiknya berbulu. Kelopaknya berbentuk tabung dan terbelah menjadi lima bagian di bagian atas. Kelopak bunganya berjumlah lima, cekung, dan menyebar secara horizontal. Ada beberapa benang sari dan satu putik.
Bunganya membentuk tandan berbentuk payung dengan 2-3 kuntum per tandan dan terbuka bersamaan dengan daunnya. Bracts berbentuk bulat telur, panjangnya sekitar 4 mm dan lebar 3 mm, jarang ditutupi rambut lembut dan rontok lebih awal.
Tangkai bunganya memiliki panjang 1-2 cm dan ditutupi dengan rambut lembut yang jarang. Kelopaknya berbentuk tabung, agak berbentuk pot, panjang 4-5 mm dan lebar 2-3 mm, sedikit membesar di bagian pangkal dan menyempit di bagian leher, serta ditutupi dengan rambut halus berwarna putih yang jarang di bagian luar.
Kelopaknya berwarna merah muda pucat, berbentuk bulat telur terbalik, dan cekung pada bagian ujungnya. Ada sekitar 20 benang sari, dan putik di bagian pangkalnya memiliki rambut yang jarang.
Buah berbiji berbentuk bulat telur dan berwarna hitam. Permukaan batu memiliki sedikit tonjolan. Tangkai buahnya memiliki panjang 1,5-2,5 cm, ditutupi dengan bulu-bulu halus yang menyebar, dan sedikit membesar di bagian atas. Berbunga pada bulan April dan berbuah pada bulan Juni.
Fitur Morfologi: Varian ini berbeda dari varian sebelumnya, karena cabang-cabangnya menyebar dalam bentuk lengkungan dan cabang-cabang kecilnya terkulai seperti cambuk. Kelopaknya hampir halus dan tidak berbulu.
Ini dibudidayakan di Taiwan, Cina.