Bunga sakura Tokyo adalah pohon gugur dari keluarga Malvaceae dan ordo Rosales. Bunga sakura ini berasal dari Jepang dan dibudidayakan di berbagai lokasi di seluruh dunia, termasuk kota-kota seperti Beijing, Xi'an, dan Qingdao di Cina.
Mereka berbunga lebat dengan bunga berwarna merah muda dan dapat ditanam secara individu atau berkelompok di kebun, taman, halaman rumput, tepi danau, area perumahan, dan lokasi lainnya. Ada banyak varietas hortikultura yang tersedia untuk tujuan hias.

Dibandingkan dengan yang sebelumnya, Tokyo bunga sakura umumnya lebih tinggi, mencapai ketinggian hingga 16 meter. Kulit kayunya berwarna coklat keunguan, dan cabang-cabang mudanya berwarna hijau dengan bulu-bulu halus yang jarang.
Bentuk daun bunga sakura Tokyo berbentuk bulat telur atau bulat telur terbalik, lebih besar dari yang sebelumnya, berukuran panjang sekitar 5-12 sentimeter dan lebar 2,5-7 sentimeter. Bintik-bintiknya berbentuk lanset.
Bunga-bunga sakura Tokyo tersusun dalam perbungaan berbentuk payung. Bracts berwarna cokelat kemerahan, dan kelopaknya berbentuk bulat telur terbalik, dengan warna merah muda.

Sistem perakaran bunga sakura Tokyo relatif dangkal, dan tanah lempung berpasir yang gembur dengan drainase yang baik adalah yang paling cocok untuk pertumbuhannya.
Air: Tanaman ini memerlukan air dalam jumlah yang banyak. Apabila menyiram, penting untuk memastikan penyiraman secara menyeluruh tanpa menimbulkan genangan air.
Nutrisi: Pupuk asam lebih disukai untuk pemupukan, karena memberikan nutrisi yang cukup untuk pertumbuhan yang kuat.
Cahaya: Meskipun mereka membutuhkan sinar matahari yang cukup untuk pertumbuhan yang lebih baik, mereka tidak boleh terpapar sinar matahari langsung.
Bunga sakura adalah bunga nasional Di Jepang, musim bunga sakura dirayakan selama periode 15 Maret hingga 15 April.
Pada kenyataannya, mereka periode mekar biasanya hanya bertahan selama 3-5 hari. Mereka memilih untuk layu pada saat yang paling indah, mewujudkan semangat bunga sakura dan mewakili daya tarik orang Jepang terhadap bunga sakura.


Artinya: Bunga sakura melambangkan gairah, kebahagiaan, kemuliaan, kemurnian, dan pelepasan.
Legenda: Menurut legenda, bunga sakura pada awalnya berwarna putih. Dikatakan bahwa seorang pejuang pemberani melakukan seppuku (ritual bunuh diri dengan cara menenggelamkan diri) di bawah pohon sakura yang dicintainya, percaya bahwa ia telah mencapai saat-saat yang paling mulia dan memilih untuk mengakhiri hidupnya.

Akibatnya, darah mengalir seperti sungai, dan bunga sakura menjadi merah. Oleh karena itu, semakin merah kelopak bunga sakura, semakin menandakan adanya jiwa yang hilang.